Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

PPKM Darurat Resmi Diperpanjang, PKL Solo Baru Sukoharjo Menjerit : Kita Sudah Kritis !

Paguyuban PKL di Solobaru, Grogol, Sukoharjo protes keras perpanjangan PPKM darurat dari pemerintah pusat.

Penulis: Agil Tri | Editor: Aji Bramastra
Humas Polres Sukoharjo
Penutupan ruas jalan Ir Soekarno di Kecamatan Grogol, Sukoharjo selama pemberlakuan PPKM Mikro Darurat, Sabtu (3/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agi Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Perpanjangan PPKM Darurat yang baru saja diumumkan pemerintah mendapatkan penolakan dari paguyuban PKL di Solobaru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Berkaca dari PPKM Darurat jilid pertama, para PKL ini tidak mendapatkan kompensasi dan mereka tidak bisa berjualan karena tidak ada pembeli.

Baca juga: Kabar Terbaru PPKM Darurat, Menko PMK: PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Akhir Juli

"Kalau ada perpanjangan PPKM, kami menolak sekali. Ini sudah kritis," Ketua Paguyuban Setia Kawan PKL Solobaru, Sudarsi, jumat (16/7/2021).

Pedagang menuntut pemerintah harus memberi kompensasi yang jelas, apabila memang memperpanjang PPKM darurat.

Harapannya, para pedagang yang mendapatkan uang secara harian, masih bisa bertahan untuk hidup dan memenuhi kebutuhan mereka.

Untuk itu, para PKL akan melakukan mediasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan Anggota DPRD Sukoharjo.

Sudarsi mengatakan, saat ini seluruh paguyuban PKL di Kabupaten Sukoharjo tengah dikumpulkan untuk membahas perihal mediasi ini.

"Selama pandemi covid-19 berlangsung, ini kondisi terparah. Kalau dulu masih bisa buka, kalau ini bisa buka tapi jalan ditutup, lampu jalan dimatikan, tidak bisa makan ditempat, otomatis tidak ada pembeli," jelasnya.

Adapun tuntutan yang akan dibawa PKL dalam mediasi ke depan :

1. Meminta kompensasi untuk para PKL.

2. Pembeli diperbolehkan makan ditempat.

3. Jalan tidak ditutup selama 24 jam.

4. Lampu tidak dimatikan.

5. Tidak ada sanksi yang diberikan untuk PKL.

"Kalau aturan PPKM Daruratnya mengharuskan pukul 20.00 WIB harus tutup, ya gak papa," katanya.

"Tapi kami diberikan waktu dulu untuk berjualan," harapnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved