Liga 1

Liga 1 dan Liga 2 2021 Bisa Digelar Jika Syarat Utama Dipenuhi

Liga 1 rencananya akan digelar pada 20 Agustus, sementara Liga 2 di awal September 2021.

Editor: Eka Fitriani
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Bali United vs Madura United - Aksi pemain Bali United, (dari kiri ke kanan) Paulo Sergio, Melvin Platje dan Gunawan Dwi Cahyo, saat merayakan gol Bali United ke gawang Madura United dalam laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Minggu (15/3/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 saat ini masih belum terlihat kapan akan dimulai.

Padahal sejatinya, kedua kompetisi sepak bola di Indonesia itu sudah mulai kick off pada Juli 2021.

Namun akibat adanya PPKM Darurat di Jawa-Bali sejak 3-20 Juli 2021, kick off Liga 1 dan Liga 2 pun terpaksa mundur.

Baca juga: Pelaksanaan Liga 1 2021 Tak Pasti, PSM Makassar Pilih Liburkan Pemain

Baca juga: Liga 1 Tak Kunjung Dimulai, Pemain Bali United Frustasi, Ada yang ke Brasil dan Ancam ke Swedia

Liga 1 rencananya akan digelar pada 20 Agustus, sementara Liga 2 di awal September 2021.

Rencana tersebut masih juga belum pasti.

Sebab, PPKM Darurat dikabarkan diperpanjang hingga 31 Juli 2021.

Meski begitu, ada syarat utama apabila Liga 1 dan Liga 2 2021 ingin digelar.

Salah satunya adalah protokol kesehatan (prokes) yang dinilai sangat penting dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola sekarang ini.

Dilansir dari laman resmi Liga, baik sebelum, selama, dan sesudah pertandingan, prokes wajib diterapkan secara ketat dan disiplin.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memahami betul hal tersebut.

Karena itu, jauh hari sebelum kompetisi Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021 digulirkan, PT LIB mewajibkan semua klub untuk patuh dan disiplin dalam menjalankan prokes.

Secara kebetulan, bagi klub Liga 1 yang berlaga di Piala Menpora 2021, sudah berpengalaman dalam penerapan prokes secara ketat.

Ketika masih di penginapan, tempat latihan, sampai dengan selesai pertandingan, semua yang terlibat dalam satu pertandingan, telah menerapkan prokes yang ketat.

Baik pemain, pelatih, ofisial klub, perangkat pertandingan, sampai dengan local organizing committee (LOC) wajib untuk menjalani tes swab antigen.

Bahkan, ketika itu, sebagian besar juga telah mengikuti program vaksinasi.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved