Breaking News:

Berita Solo Terbaru

PPKM Bakal Diperpanjang Hingga Akhir Juli, Pengusaha di Solo Menjerit : Kami Menanggung Beban Berat

Para pengusaha menjerit akibat perpanjangan masa PPKM Darurat yang akan dilakukan hingga akhir Juli mendatang

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Muhammad Irfan Al Amin
TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Kursi di food court saat PPKM Darurat pertama di Solo Grand Mall Solo, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Sabtu (3/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wacana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat baru saja diumumkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Perpanjangan itu akan dilakukan hingga akhir Juli mendatang.

Namun baru saja diumumkan wacana itu mendapatkan penolakan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

"Sebaiknya tidak dilakukan, karena sebagian kami tidak bisa beroperasi, kami menangung beban cukup berat karena faktor PPKM Darurat ini," ungkapnya Wakil Kabid Ketenagakerjaan Apindo Solo, Bengawan Tedjo, Sabtu (17/7/2021).

Walapun demikian pihaknya mengaku akan penyebaran Covid-19 di Indonesia sedang tinggi.

Baca juga: Warga Kota Solo akan Dapat Kompensasi PPKM Darurat Rp 500 Ribu per KK, Tapi Tak Semua Bisa Dapat

Baca juga: Tak Ada Kompensasi Selama Masa PPKM Darurat, PKL di Solo Baru Merasa Seperti Mati Suri

Untuk itu Dia menyarankan pembatasan waktu operasi lebih di perhatikan.

Pihaknya juga mengklaim, penyebaran Covid-19 di tempat kerja tidak menghawatirkan.

"Menurut saya, tidak mengawatirkan di tempat kerja dan setiap perusahaan sudah ada Satgas Covid-19 juga," ungkapnya.

Namun, pihaknya meminta untuk pemerintah harus memilik aturan dan evaluasi yang lebih jelas, apabila memang memperpanjang PPKM darurat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved