Berita Sukoharjo Terbaru

PPKM Hendak Diperpanjang, Pedagang Kaki Lima Solo Baru Minta Agar Lampu Jalanan Tak Dimatikan

Pengumuman perpanjangan PPKM mendapat penolakan keras dari para pedagang di Solo Baru karena membuat mereka kehilangan pelanggan

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Ilustrasi Pedagang Kaki Lima 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agi Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pengumuman perpanjangan PPKM mendapat penolakan keras dari para pedagang di Solo Baru.

Akibat kebijakan PPKM Darurat, jalan di area Solo Baru terpaksa ditutup, sehingga tidak ada kendaraan yang melintas.

Berkaca dari PPKM Darurat jilid pertama, para PKL ini tidak mendapatkan kompensasi dan mereka tidak bisa berjualan karena tidak ada pembeli.

"Kalau ada perpanjangan PPKM, kami menolak sekali. Ini sudah kritis," Ketua Paguyuban Setia Kawan PKL Solobaru, Sudarsi, jumat (16/7/2021).

Baca juga: PPKM Bakal Diperpanjang Hingga Akhir Juli, Pengusaha di Solo Menjerit : Kami Menanggung Beban Berat

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Buruh di Solo Harapkan Kompensasi Rp 600 Ribu Seperti Tahun Kemarin

Pedagang ingin, jika pemerintah memperpanjang PPKM harus disertai dengan solusi dan sosialisasi yang jelas.

Sehingga para pedagang yang mendapatkan uang secara harian, masih bisa bertahan untuk hidup dan memenuhi kebutuhan mereka.

Untuk itu, para PKL akan melakukan mediasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan Anggota DPRD Sukoharjo.

Sudarsi mengatakan, saat ini seluruh paguyuban PKL di Kabupaten Sukoharjo tengah dikumpulkan untuk membahas perihal mediasi ini.

"Selama pandemi covid-19 berlangsung, ini kondisi terparah. Kalau dulu masih bisa buka, kalau ini bisa buka tapi jalan ditutup, lampu jalan dimatikan, tidak bisa makan ditempat, otomatis tidak ada pembeli," jelasnya.

Adapun tuntutan yang akan dibawa PKL dalam mediasi kedepan:

1. Meminta kompensasi untuk para PKL.

2. Pembeli diperbolehkan makan ditempat.

3. Jalan tidak ditutup selama 24 jam.

4. Lampu tidak dimatikan.

5. Tidak ada sanksi yang diberikan untuk PKL.

"Kalau aturan PPKM Daruratnya mengharuskan pukul 20.00 WIB harus tutup, ya gak papa," katanya.

"Tapi kami diberikan waktu dulu untuk berjualan," harapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved