Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Semenjak Gerbang Tol Timur Ditutup, Lalu Lintas Jalanan Sragen Ikut Menjadi Sepi

Semenjak gerbang tol Sragen ditutup, lalu lintas menjadi sepi dan kendaraan berat yang biasa melintas di akhir pekan kini sepi

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Septiana Ayu Lestari
Gerbang Tol Sragen Timur Ditutup mulai dari 16-22 Juli 2021, dalam rangka mendukung penerapan kebijakan PPKM darurat di Kabupaten Sragen. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Gerbang tol Sragen Timur, di Kecamatan Sambungmacan, ditutup total sejak tanggal 16 hingga 22 Juli 2021 mendatang.

Pantauan TribunSolo.com di lapangan, tidak ada aktivitas kendaraan, baik masuk maupun keluar gerbang tol Sragen Timur.

Di depan jalan, terdapat barikade penutup jalan, dan terpasang tulisan "Gerbang Tol Sragen Timur Ditutup PPKM Darurat 16-22 Juli 2021".

Hal itu, sesuai dengan perintah dari Polda Jawa Tengah, untuk menutup seluruh exit tol, yang ada di Jawa Tengah.

Baca juga: Daftar Jalan Tol di Solo yang Ditutup Total karena PPKM Darurat, Ternyata Ada yang Masih Dibuka

Baca juga: Baru Disekat Hari Ini, Jumlah Mobil di Tol Solo-Ngawi Merorot Jadi 8 Ribu, Biasanya 17 Ribu Unit

Pantauan arus lalu lintas dari arah Jawa Timur, yang akan memasuki Jawa Tengah melewati Kabupaten Sragen, juga nampak sepi.

Kendaraan didominasi angkutan barang, baik yang akan menuju Jawa Timur maupun masuk ke Kabupaten Sragen.

Kendaraan pribadi yang melintas pun, juga didominasi oleh warga sekitar Kecamatan Sambungmacan.

Perwira Pengendali Pos Penyekatan Jembatan Timbang Toyogo, Ipda Susilo mengatakan kondisi arus lalu lintas yang sepi sudah terjadi sejak kemarin.

"Iya dari kemarin sepi, hari ini dari pagi juga sepi, karena tol ditutup sampai 22 Juli nanti," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (17/7/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved