Berita Persis Solo

Ricardo Kaka, Idola Bek Persis Solo Fabiano Beltrame : Dia Orang Baik & Sangat Peduli

Bek Persis Solo, Fabiano Beltrame mempunyai sosok idola yang dikaguminya. Ialah Ricardo Kaka.

Tayang:
Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Official Persis Solo
Fabiano Beltrame diperkenalkan sebagai bek baru Persis Solo. 

TRIBUNSOLO.COM - Bek Persis Solo, Fabiano Beltrame mempunyai sosok idola yang dikaguminya.

Meski berposisi di jantung pertahanan tim, ia ternyata mengidolakan seorang striker.

Pemain itu ialah, Ricardo Izesco do Santos Leite atau lebih dikenal dengan Ricardo Kaka.

Dilansir dari Persib.co.id, Fabiano mengakui bila pemain Brazil itu menginspirasi dirinya.

"Kalau untuk pemain idola, saya suka dengan Kaka. Dia seorang yang hebat, baik di dalam dan luar lapangan," katanya.

Seperti diketahui, Ricardo Kaka merupakan pesepak bola yang lekat dengan klub Serie A, AC Milan.

Baca juga: Tak Hanya Jago Sepak Bola, Bek Persis Solo Fabiano Beltrame Ternyata Ahli Masak

Baca juga: Otavio Dutra, Sosok yang Motivasi Striker Persis Solo Alberto Goncalves Raih Lisensi C AFC

Dilansir dari Kompas.com, ia pernah membela Rossoneri medio 2003 sampai 2009. Selama itu pula, Kaka berhasil merengkuh berbagai gelar bergengsi.

Diantaranya, trofi Liga Champions musim 2006/2007 dan meraih Ballon d'Or edisi 2007.

Penampilan apiknya bersama AC Milan selama enam tahun membuat Real Madrid kepincut.

Ia kemudian berlabuh ke Santiago Bernabeu pada 2009. Namun, penampilannya tak seciamik di AC Milan. Ia kerap diganggu cedera.

Kakak kemudian kembali ke San Siro pada awal musim 2013/2014 dan bertahan di sana selama semusim.

Semusim berseragam AC Milan, Kaka hijrah ke Orlando City dan gantung sepatu di sana pada 2017.

Nah, ternyata hal khusus yang bikin Fabiano begitu nge-fans ke Kaka.

"Kaka orang baik. Dia selalui aktif dalam kegiatan sosial, sering bantu anak-anak untuk sekolah dan semua hal di Brazil," ucap Fabiano.

"Dia orang yang sangat peduli," imbuhnya.

Jebolan Klub Mantan AC Milan

Sebelumnya, Fabiano Beltrame kini masuk dalam skuad Persis Solo setelah diperkenalkan pada 8 Juli 2021.

Pemain yang berposisi sebagai bek ini sudah tidak asing lagi dengan kompetisi Liga Indonesia.

Kurang lebih 15 tahun, pemain naturalisasi asal Brazil itu melalang buana dari satu klub ke klub Indonesia lainnya.

Ia dikenal piawai dalam mencetak gol sundulan yang memanfaatkan tendangan bola mati, dan memiliki kemampuan pertahanan yang kokoh.

Nah, seperti apa sih perjalanan karier Fabiano ?

Fabiano lahir pada 29 Agustu 1982 di Foz do Iguacu, Brazil.

Dilansir dari Tribunnewswiki, pemain berpostur 1,84 meter tersebut memulai karier sepak bolanya di klub semenjana, Sao Jose pada 2001.

Sao Jose merupakan klub asal Brazil yang pernah mengorbitkan mantan bek AC Milan, Roque Junior.

Baca juga: Rekor Unik Fabiano Beltrame, Bek Baru Persis Solo : Main Cuma Satu Menit, Saat Persib vs Arema

Baca juga: Fabiano Beltrame, Amunisi Anyar Persis Solo, Sempat Beri Sinyal Fitnes di Hotel

Bersama klub berjuluk Aguia do Vale tersebut, Fabiano bermain sebanyak 62 kali dan menyarangkan 5 gol.

Ia tercatat membela Sao Jose sampai 2005 sebelum memutuskan berkiprah bersama Persela Lamongan musim 2005/2006.

Menariknya, Fabiano tanpa melalui proses trial terlebih dulu dan langsung disodorkan kontrak saat itu.

Kebersamaan dengan Laskar Joko Tinggri bertahan semusim, Fabiano lalu mencoba peruntungan hijrah ke Persmin Minahasa pada musim 2007/2008.

Bersama tim asal Sulawesi Utara itu, Fabiano tampil 26 kali dan mencetak 4 gol.

Semusim bersama Persmin, Fabiano memilih CLBK bersama Persela Lamongan musim 2008/2009.

Fabiano kemudian menjelma menjadi salah seorang bek berkualitas di Liga Indonesia.

Ia juga pernah mengemban peran penting sebagai kapten klub.

Peforma Persela perlahan mulai menurun dan Fabiano memutuskan berlabuh ke Persija Jakarta musim 2011/2012.

Baca juga: Beratnya Jadi Pelatih, Diungkap Striker Persis Solo Alberto Goncalves : Butuh Mental Kuat

Baca juga: Cerita Eky Taufik, Tiba-Tiba Dipanggil Eko Purjianto ke Ruangan, Tahunya Jadi Kapten Persis Solo

Fabiano juga pernah mengemban peran kapten Macan Kemayoran. Kebersamaan dengan Persija hanya berjalan sampai tahun 2014.

Fabiano kemudian hijrah membela Arema selama setahun lalu melanjutkan karier ke Madura United.

Di klub berjuluk Sape Kerrab inilah, Fabiano kemudian dibantu menjalani proses naturalisasi.

Namun, Madura United harus menelan kekecewaan, tak lama kemudian Fabiano memilih pindah ke Persib Bandung.

Dilansir dari BolaSport.com, manajemen Madura United merasa dirugikan atas keputusannya.

Pasalnya, Fabiano sudah berkomitmen tetap berada di Madura United setelah proses naturalisasi selesai.

Manajemen Madura United sempat marah dan mengancam klub-klub agar jangan merekrut Fabiano.

"Kepada klub-klub yang mengontrak Fabiano sebagai pemain naturalisasi. Tolong jangan dilanjutkan. Dia sudah berkomitmen dengan Madura," kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB) Ziaul Haq.

Namun, Maung Bandung tak gentar, mereka tetap melabuhkan Fabiano musim 2018/2019.

Kebersamaan dengan Persib Bandung berjalan 2 tahun.

Fabiano lalu memutuskan hijrah ke PSS Sleman musim 2020/2021 sebelum akhirnya membela Persis Solo musim ini. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved