Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Fakta Anggota DPRD Tutup Akses Tahfiz ke Masjid: Nasibnya sebagai Politisi PAN Kini di Ujung Tanduk

Politikus itu menutup akses jalan dengan cara membangun dinding tembok dengan tinggi sekira 3 meter. Ii fakta-faktanya:

Editor: Hanang Yuwono
Tribun Timur
Penampakan tembok setinggi tiga meter yang dibangun oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin. 

Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi Djamal, menegaskan segera memanggil Amiruddin.

Kahfi menyebut tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi.

"DPW PAN akan segera memanggil yang bersangkutan, akan kami minta penjelasan yang bersangkutan."

"Jika terjadi pelanggaran hukum, maka PAN akan memberikan sanksi tegas," ujarnya, Jumat, dikutip dari TribunTimur.com.

Menurutnya, PAN tidak akan mentolerir bila ada kadernya melakukan tindakan yang sewenang-wenang dan jauh dari nilai perjuangan PAN.

"Jika benar ada (tindakan sewenang-wenang) maka sanksinya tegas, bisa PAW bahkan pemecatan dari kader PAN," tegas Kahfi.

Tak hanya itu, jika memang terbukti ada pelanggaran hukum, Kahfi pun sangat mendukung aparat berwenang untuk memproses Amiruddin sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Penampakan tembok setinggi tiga meter yang dibangun oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin.
Penampakan tembok setinggi tiga meter yang dibangun oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin. (ISTIMEWA via Tribun Timur)

Tembok Akhirnya Dirobohkan

Diberitakan TribunTimur.com, bangunan tembok yang menutupi pintu belakang rumah Tahfiz akhirnya dirobohkan, Sabtu (24/7/2021) siang.

Tembok yang dibangun anggota DPRD Pangkep itu dirobohkan setelah dilangsungkan pertemuan musyawarah.

Pertemuan itu dihadiri langsung H Amiruddin dan beberapa elit PAN Sulsel, serta pihak kecamatan setempat.

"Kami tadi datang ke lokasi, ternyata pihak keluarga pak Amiruddin sudah ada di lokasi. Jadi kami berdialog," kata Camat Panakkukang, Thahir Rasyid, Sabtu.

"Setelah berdialog mereka memahami kesalahannya dan bersedia membongkar, jadi saya persilakan membongkar," sambung dia.

Thahir Rasyid mengaku sempat melakukan pembongkaran simbolis yang disaksikan langsung oleh H Amiruddin.

Menurutnya, respons pihak pengurus rumah Tahfiz menyambut baik pembongkaran tembok itu.

(Tribunnews.com/Nuryanti, TribunMakassar.com/TribunTimur.com/Ari Maryadi/Muslimin Emba)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: FAKTA Anggota DPRD Tutup Akses Tahfiz ke Masjid: Terancam Dipecat PAN, Tembok Akhirnya Dirobohkan

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved