Fakta Anggota DPRD Tutup Akses Tahfiz ke Masjid: Nasibnya sebagai Politisi PAN Kini di Ujung Tanduk
Politikus itu menutup akses jalan dengan cara membangun dinding tembok dengan tinggi sekira 3 meter. Ii fakta-faktanya:
TRIBUNSOLO.COM - Warganet dihebohkan kasus seorang anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin, menutup akses jalan di Jalan Ance Dg Ngoyo, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Politikus itu menutup akses jalan dengan cara membangun dinding tembok dengan tinggi sekira 3 meter.
Yang membuat miris, ternyata jalan tersebut adalah akses para Tahfiz saat hendak menuju ke masjid.
Baca juga: Penampakan 2 Sapi Kurban dari Jokowi di Masjid Agung & Masjid Al Wustho Solo, Beratnya 837 Kilogram
Baca juga: Tak Hanya Tutup Akses Jalan ke Rumah Tahfiz, Oknum DPRD Ini Juga Usir Para Tahfiz Pakai Parang
Berikut fakta-fakta kasus tersebut:
Sudah Dilaporkan ke Pemkot
Ketua RT 2, RW 5, Kelurahan Masale, Muh Ilyas Kunta, telah menerima keluhan warganya terkait penutupan fasilitas umum tersebut.
"Pak Amir (H Amiruddin) yang tutup itu fasum, saya juga sudah lapor ke Pemkot mengenai persoalan ini," ujar Ilyas, Jumat (23/7/2021), dikutip dari TribunMakassar.com.
Ia menyebut, sebelum penutupan gang ini telah terjadi perselisihan antar warga dengan H Amiruddin.
Menurutnya, legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini tidak suka jika ada pihak yang melintas di depan rumahnya.

Disebut Tidak Suka Jalannya Dilalui Tahfiz
Masih dikutip dari laman yang sama, Ketua LPM Masale, Faisal Suyuti mengatakan, Amiruddin tidak suka jalan depan rumahnya dilalui para Tahfiz, meski tujuannya ke masjid.
"Tidak suka ini, dilalui depan rumahnya. Padahal itu fasum bukan miliknya," ujarnya.
"Pernah ada anak Tahfiz diusir parang, dari situ anak ini lapor ke polisi (Polsek Panakkukang) karena trauma."
"Dia (Amir) tidak suka ini anak-anak beraktivitas depan rumahnya," jelas Faisal.
Terancam Dipecat dari PAN