Berita Klaten Terbaru

Warga Klaten Sulit Dapat Oksigen? Ternyata Bisa Lapor Polisi, Begini Caranya

Polres Klaten menjamin ketersediaan tabung gas oksigen bagi warganya dan bila alami kekurangan dipersilakan melapor

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Muhammad Irfan Al Amin
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Ilustrasi tabung gas oksigen di Kabupaten Sragen 

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 500 lebih personel yang terdiri dari 2 SSK BKO Brimob dan Sabhara Polda Jateng dan anggota Polres Klaten.

"Personel ini akan kita pergunakan untuk penjagaan, evakuasi juga untuk unit penerangan keliling dan penyemprotan terhadap daerah yang cukup tinggi kasus Covid-19 nya," kata Edy, kepada TribunSolo.com, Jum'at (23/7/2021).

Baca juga: Aturan Baru di Klaten : Warga yang Positif Covid-19 Dilarang Isoman, Wajib Jalani Isolasi Terpusat !

Baca juga: PPKM Hampir Usai, Angka Covid di Klaten Belum Juga Turun : Kini Warga yang Positif Dilarang Isoman

Dia mengatakan nantinya ratusan personel tersebut juga dikerahkan ke desa-desa hingga lingkup RT di Kabupaten Klaten.

Pengerahan ratusan personel tersebut dilakukan untuk penguatan PPKM di Kabupaten Klaten.

"Ratusan personel akan kami tempatkan disana untuk penguatan PPKM di Kabupaten Klaten," ucap Edy.

Kapolres mengatakan dari kasus aktif di Kabupaten Klaten, ada banyak kasus diantaranya berasal dari klaster keluarga.

Sehingga isolasi terpusat bisa menjadi salah satu solusi yang efektif untuk diterapkan.

"Harus kita berikan pengertian bahwa di isolasi terpusat, yang pertama kesehatannya terjamin, obat-obatan terjamin, pantauan tenaga kesehatan juga terjamin," pungkas Edy.

Wajib di Isolasi Terpusat

Puluhan warga Klaten yang terkonfirmasi positif Covid-19 dijemput dan diantar ke tempat isolasi terpusat, tepatnya di Asrama Haji Donohudan, Donohudan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jum'at (23/7/2021).

Mereka dibawa di sana untuk menjalani isolasi secara terpusat.

Baca juga: PPKM Hampir Usai, Angka Covid di Klaten Belum Juga Turun : Kini Warga yang Positif Dilarang Isoman

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan bahwa evakuasi warga yang terpapar Covid-19 ke lokasi isolasi terpusat akan dimaksimalkan.

"Ada 52 warga kami yang kami jemput dan antar ke Donohudan hari ini," kata Sri Mulyani, kepada TribunSolo.com, Jum'at (23/7/2021).

Selain itu, penjemputan warga yang terpapar Covid-19 ke tempat isolasi terpusat yang lain juga dilakukan seperti di GOR Gelarsena Klaten.

Ia menuturkan kebijakan ini dilaksanakan, karena angka kasus positif di Kabupaten Klaten cukup tinggi.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved