Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Aturan Baru di Klaten : Warga yang Positif Covid-19 Dilarang Isoman, Wajib Jalani Isolasi Terpusat !

Aturan Baru di Klaten : Warga yang Positif Covid-19 Dilarang Isoman, Wajib Jalani Isolasi Terpusat !

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Seorang pasien Covid-19 berbincang dengan pembatas plastik di Rumah Singgah Isolasi Mandiri Medco Foundation, di Hotel Nyland, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Puluhan warga Klaten yang terkonfirmasi positif Covid-19 dijemput dan diantar ke tempat isolasi terpusat, tepatnya di Asrama Haji Donohudan, Donohudan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jum'at (23/7/2021).

Mereka dibawa di sana untuk menjalani isolasi secara terpusat.

Baca juga: PPKM Hampir Usai, Angka Covid di Klaten Belum Juga Turun : Kini Warga yang Positif Dilarang Isoman

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan bahwa evakuasi warga yang terpapar Covid-19 ke lokasi isolasi terpusat akan dimaksimalkan.

"Ada 52 warga kami yang kami jemput dan antar ke Donohudan hari ini," kata Sri Mulyani, kepada TribunSolo.com, Jum'at (23/7/2021).

Selain itu, penjemputan warga yang terpapar Covid-19 ke tempat isolasi terpusat yang lain juga dilakukan seperti di GOR Gelarsena Klaten.

Ia menuturkan kebijakan ini dilaksanakan, karena angka kasus positif di Kabupaten Klaten cukup tinggi.

Selain itu kebijakan penempatan warga di isolasi terpusat dimaksudkan untuk menekan angka penularan Covid-19 khususnya dari cluster keluarga. 

"Rencanannya, warga kami yang akan dibawa ke lokasi tersebut berjumlah 250 orang, masing-masing 52 orang untuk hari ini dan 2 hari berikutnya masing-masing 100 orang," ujar Sri Mulyani.

Mulyani mengatakan semua warga Klaten yang terkonfirmasi positif, baik OTG atau bergejala ringan, kini wajib menjalani isolasi secara terpusat.

"Yang terkonfirmasi positif, saya minta Camat, Puskesmas dibantu Danramil dan Kapolsek, untuk ditarik ke isolasi terpusat," ujar Mulyani.

Dia juga mengimbau kepada warga yang akan dibawa ke lokasi isolasi terpusat untuk tidak perlu khawatir dan takut di sana.

Sri menjamin mereka akan diberikan kebutuhan selama menjalani isolasi akan ditanggung pemerintah.

"Di lokasi isolasi terpusat semuanya tersedia, baik itu tenaga kesehatannya, makanannya, logiastik yang lainnya, obatnya itu selama 24 jam terjamin terjaga oleh petugas, termasuk petugas keamanan," pungkasnya.

Proses pemindahan warga dari Klaten menuju Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali tersebut melibatkan aparat gabungan dari Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Polres dan Kodim Klaten serta Pemkab Klaten.

Selain itu, sejumlah pejabat juga turut memantau jalannya evakuasi diantaranya Irwasda Polda Jateng, Dir Sabhara, Dansat Brimob, Kabid Humas serta Forkompinda Kabupaten Klaten. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved