Santosa Doellah Meninggal Dunia

Banjir Karangan Bunga untuk Santosa Doellah : Dari Sandiaga Uno hingga Panglima TNI Hadi Tjahjanto

Sekitar seratusan karangan bunga di antaranya dari para tokoh membanjiri rumah duka Pemilik Batik Danar Hadi, Santoso Doellah, Selasa (3/8/201).

TribunSolo.com/Iqbal Fathurrizky
Karangan bunga dari para tokoh untuk almarhum Santosa Doellah yang membanjiri rumah duka di Batik Danar Hadi di Jalan Dr Rajiman No 164, Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Selasa (3/8/2021). 

Putra pasangan Dr Doellah dan Fatimah Wongsodinomo itu, adalah alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran.

Bakat membuat batiknya sudah didapatkan sejak Santosa berumur 15 tahun yang belajar dari kakeknya R.H.Wongsodinomo, terlebih juga keluarga istrinya juga pembatik.

Baca juga: Potret Rumah Duka Pemilik Batik Danar Hadi di Solo Santosa Doellah : Banjir Karangan Bunga & Pelayat

Baca juga: Dimakamkan di TPU Pracimaloyo Makamhaji, Pemakaman Jenazah Santosa Doellah dengan Protokol Covid-19

Adapun nama Batik Danar Hadi diambil dari dua suku kata pertama nama istri Danarsih Hadi Santoso dan nama depan mertuanya Danar Hadi.

Berkat keuletannya mengelola usahanya, dia bisa membawa perusahaan yang saat itu membawahi 20 pembatik menjadi berkibar dan besar.

Diketahui, selain punya 20 pembatik dia juga mengawali usaha dengan 29 pak kain mori dan 174 lembar kain.

Saat awal usaha dia memproduksi batik tulis Wonogiren.

Ternyata batik yang diperkenalkan olehnya laris manis bak kacang koreng karena motif dan kualitasnya.

Tak hanya produksi semata, setahun setelah itu pada 1968 dia berhasil membuka perkampungan batik.

Belum berhenti dua tahun berikutnya pada 1970 dia menciptakan perkampungan batik di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen hingga Pekalongan dan Cirebon pada tahun-tahun berikutnya.

Tak hanya di jagad Indonesia, Santosa membuka sejumlah outlet di luar negeri, seperti di Singapura dan di Jeddah.

Bahkan hingga ekspor batik ke kawasan Jepang, Amerika Serikat hingga Italia.

Tinggalkan Istri dan 3 Anak

Kepergian Santosa Doellah meninggalkan seorang istri, 3 anak dan 8 cucu.

Dalam selebaran berita lelayu yang didapatkan TribunSolo.com, pengusaha batik terkenal di Indonesia itu meninggal dunia Senin (2/8/2021) pukul 18.09 WIB.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved