Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas, Magelang Dilanda Hujan Abu
Aktivitas di Gunung Merapi kembali meningkat sepanjang Minggu (8/8/2021) dini hari hingga jelang siang ini, yang membuat sejumlah wilayah di Magelang
Tingginya aktivitas letusan Merapi juga terpantau pada Jumat (6/8/2021). Pagi itu terjadi dua gelombang awan panas guguran beruntun di puncak barat daya.
Suara gemuruh dan gemluduk material berjatuhan terdengar sangat jelas dalam durasi yang cukup lama. Puncak hanya terlihat sebagian di sisi timur.
Saat bersamaan suara gemuruh, kolom debu vulkanik menyembul dari balik awan di lereng barat daya. Sebagian membubung di tengah hampir vertikal.
Awan panas guguran bagian pertama terjadi pukul 11.22 WIB dan 11.24 WIB yang tercatat di seismogram amplitudonya 45 dan 50 mm, durasi 118 dan 177 detik.
Jarak luncur 1.500-2.000 m ke arah barat daya. Arah angin ke timur. Gelombang kedua guguran diikuti awan panas terjadi pukul 11.37 WIB
Data seismogram yang dirilis BPPTKG Yogyakarta lewat akun Twitternya menunjukkan amplitudo 40 mm dan durasi 88 detik. Jarak luncur 1.000 m ke arah barat daya.
Gunung Merapi berstatus Siaga sejak 5 November 2020. Laporan pandangan mata di wilayah Kaliurang sejak Jumat pagi terjadi rentetan guguran ke arah hulu Kali Krasak.
Sekurangnya tiga kali guguran mengarah ke hulu Kali Boyong. Guguran ke arah Boyong ini cukup besar dan jarak luncuran lebih dari 500 meter.
Data kegempaan yang dilaporkan BPPTKG Yogyakarta periode pengamatan Jumat 6 Agustus 2021 pukul 00.00-06.00 WIB sebagai berikut;
- Terjadi 63 kali gempa guguran amplitudo 3-28 mm dan lama gempa 14.5-181.9 detik.
- Ada 5 kali gempa gembusan beramplitudo 4-8 mm, dan lama gempa 13.8-25.2 detik.
- Lalu tercatat 79 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2-20 mm, S-P 0.2-0.9 detik dan lama gempa 5.2-9.7 detik.
- Data terakhir selama enam jam itu terjadi 17 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 33-75 mm, dan lama gempa 6.6-16.6 detik. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Guguran Awan Panas Merapi Capai Jarak 3.000 Meter, Hujan Abu Tipis di Beberapa Wilayah Magelang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kan-erupsi-merapi-di-kawasan-penambangan-pasir-di-sungai-bebeng-desa-k.jpg)