Berita Wonogiri Terbaru

Pemkab Wonogiri Dekatkan Tempat Isolasi Terpusat, Bupati: Beberapa Kecamatan Jadi Satu Isoter

Kondisi geografis Kabupaten Wonogiri cukup luas menyulitkan penanganan pasien Covid-19. Perlu disiapkan fasilitas isolasi terpusat tiap Kecamatan

Tayang:
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Tri Widodo
TribunSolo.com/Agil Tri
Bupati Wonogiri Joko Sutopo seusai rapat koordinasi di Pemkab, Senin (21/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Kondisi geografis Kabupaten Wonogiri cukup luas. Hal itu cukup menyulitkan penanganan pasien Covid-19.

Untuk itu, perlu disiapkan fasilitas isolasi terpusat di tingkat kecamatan untuk mendeteksi masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri dan penanganan pasien Covid-19 bergejala di suatu kecamatan.

Baca juga: Persentase Masih Rendah, Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Wonogiri Masih Fokus Sasar Lansia

Baca juga: Ratusan Difabel di Wonogiri Dapat Vaksin Covid-19, Berangkat dan Pulang Pun Diantar Petugas Polsek

Menurut Bupati Wonogiri, Joko Sutopo penyediaan fasilitas isolasi terpusat di beberapa titik cukup penting.
Sebab, tidak bisa penanganan pasien Covid-19 hanya berpusat pada satu fasilitas kesehatan (Faskes) saja.

"Wonogiri kondisi geografisnya luar biasa, minimal ada 4 fasilitas isoter (isolasi terpusat) kita siapkan," kata Bupati yang akrab dengan sapaan Jekek pada Senin (9/8/2021).

Nantinya, satu fasilitas isoter ini bisa digunakan untuk warga dari beberapa kecamatan yang berdekatan.

“ Jadi nanti beberapa kecamatan besar sebanyak 3 atau 4 akan kita gabung jadi satu, saat ini kita sedang melakukan inventarisasi potensi-potensinya," kata Jekek.

Saat ini, lanjutnya sarana dan prasarana untuk fasilitas isoter ini masih dalam tahap invetarisasi.

Setelah selesai semua dan dilakukan pembenahan agar fasilitas isoter sesuai standar baru dilakukan pemindahan.

Mengisi Isoter Tidak Mudah

Memindahkan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri ke tempat isolasi terpusat bukan perkara yang mudah.

Banyak masyarakat, khususnya yang tinggal di pedesaan masih memiliki pemahaman konvensional.

Dimana, banyak masyarakat yang meyakini penyembuhan di rumah masing-masing itu lebih cepat karena masih bisa merawat hewan peliharaan masyarakat seperti, Sapi.

"Pemikiran masyarakat kita yang konvensional, seperti ada yang bilang kalau dirumah mendengar suara sapi katanya sudah ayem (nyaman, tentram hati), itu yang perlu dipahamkan," jelas Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Senin (9/8/2021).

Bagi Jekek, sapaan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo meyakinkan masyarakat agar mau tinggal di tempat isolasi terpusat ini sangat penting.

Keyakinan masyarakat yang tetap ingin berada dirumah selama menjalani isolasi tersebut tidak bisa diselesaikan dengan instruksi atau perintah Pemerintah.

Perlu dilakukan pendekatan langsung ke masyarakat, supaya masyarakat paham akan pentingnya melaksanakan isolasi di tempat isolasi terpusat ini. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
Live
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved