Breaking News:

Kunci Jawaban Buku Tematik SD

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 2, Halaman 23 Sampai dengan Halaman 40, Subtema 1

Artikel ini menyajikan soal dan kunci jawaban Buku Tematik kelas 5 SD halaman 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Kumpulan Kunci Jawaban Buku Tematik SD sebagai panduan orangtua untuk anak belajar di rumah. 

TRIBUNSOLO.COM - Artikel ini menyajikan soal dan kunci jawaban Buku Tematik kelas 5 SD tema 2 halaman 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, dan 40.

Jawaban ini pada Buku Tematik Subtema 1 Pembelajaran 3.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 1 Kelas 5 Halaman 145 Sampai dengan 156, Subtema 3 Pembelajaran 3

Kunci jawaban ini merupakan pedoman orang tua atau wali dalam mengoreksi hasil belajar anak.

Kunci Jawaban Halaman 23 - 29

Ayo Membaca

Hari Menanam Pohon
Hari Menanam Pohon

Hari Menanam Pohon

Indonesia dikatakan sebagai paru-paru dunia. Sebutan itu disematkan karena di Indonesia terdapat hutan yang sangat luas. Daun-daun di hutan mengeluarkan oksigen berlimpah. Oksigen merupakan unsur penting bagi kehidupan.

Namun, sayangnya, hutan kita semakin berkurang akibat kebakaran atau penebangan pohon di hutan secara liar. Oleh karena itu, pemerintah bersama rakyat berusaha mengurangi kerusakan hutan. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu menanam kembali pohon di lingkungan.

Tanggal 28 November diperingati sebagai Hari Menanam Pohon. Peringatan hari Menanam Pohon pada tahun 2015 diawali sejak tanggal 26 November. Presiden melakukan penanaman pohon di Taman Hutan Rakyat Sultan Adam, Kalimantan Selatan. Ada 10.000 pohon ditanam di hutan itu. Pohon yang ditanam pun bermacam-macam, termasuk pohon-pohon yang buahnya dapat dimakan.

Kita dapat berperan serta untuk mengembalikan paru-paru dunia. Menanam pohon tidak hanya dapat dilakukan di hutan. Kita dapat menanam pohon di lingkungan sekitar kita. Semakin banyak pohon di lingkungan kita, semakin banyak pasokan oksigen bagi kehidupan.

Ayo Renungkan

Dari bacaan “Hari Menanam Pohon” di atas, lengkapilah peta pikiran berikut.

Jawaban:

– Apa yang dilakukan? Kegiatan menanam pohon.

– Kapan? Hari menanam pohon diperingati setiap tanggal 28 November.

– Di mana kegiatan dilakukan? Kegiatan menanam pohon dilakukan di Taman Hutan Rakyat Sultan Adam, Kalimantan Selatan

– Siapa yang melakukan? Kegiatan menanam pohon dilakukan oleh Presiden Joko Widodo

– Pohon apa yang ditanam? Pohon yang ditanam bermacammacam, termasuk pohon yang menghasilkan buah.

– Mengapa kita harus menanam pohon? Kita harus menanam pohon supaya kelestarian lingkungan terjaga dan ketersediaan oksigen berlimpah.

Kamu telah membaca bacaan “Hari Menanam Pohon”. Menjaga lingkungan sekitar dengan cara menanam pohon merupakan salah satu tanggung jawab kita sebagai warga masyarakat. Semua warga masyarakat mempunyai tanggung jawab dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan lingkungan tempat tinggalnya.

Dari bacaan “Hari Menanam Pohon” ada kalimat “hutan kita semakin berkurang akibat kebakaran atau penebangan pohon di hutan secara liar”. Ada kebakaran hutan yang dilakukan secara sengaja oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Mereka membakar hutan untuk membuka lahan bagi usaha perkebunan mereka. Penebangan pohon di hutan juga banyak dilakukan oleh orangorang yang tidak bertanggung jawab. Mereka menebang pohon-pohon itu untuk dijual kembali. Padahal seharusnya pohon-pohon yang akan digunakan untuk industri harus diambil dari Hutan Tanaman Industri (HTI). Pemerintah memberikan hak pengelolaan HTI kepada para pengusaha. Para pengusaha itu harus mematuhi aturan yang ditetapkan. Aturan itu misalnya umur pohon yang boleh ditebang dan penanaman kembali apabila pohon ditebang.

Batang pohon memang mempunyai banyak kegunaan. Banyak perajin yang memanfaatkannya sebagai sumber penghasilan. Mereka membuat beraneka barang kerajinan, lalu menjualnya dengan harga tinggi. Berikut barang kerajinan dari batang pohon.

Kunci Jawaban Halaman 30 - 36

Ayo Mengamati

Buatlah kelompok terdiri atas 4–5 anak. Lakukan wawancara kepada orang-orang di sekitarmu.

1. Carilah informasi-informasi berikut.
• Jenis usaha yang dilakukan.
• Hasil dari jenis usaha yang dilakukan.
• Bahan baku yang diperlukan untuk melakukan jenis usaha tersebut.
• Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
• Kesulitan (kendala) yang mungkin dihadapi.

2. Dari informasi-informasi yang akan digali tersebut, buatlah daftar pertanyaan yang akan kalian tanyakan kepada orang yang akan kamu wawancarai.

3. Lakukan wawancara dengan baik. Ajukan pertanyaan dengan sopan. Berterima kasihlah kepada orang yang kalian wawancarai atas waktu dan jawaban yang diberikan.

4. Catatlah hasil wawancara kalian, lalu bacakan di hadapan kelompok-kelompok lain dan bapak/ibu guru.

Jawaban:

Daftar Pertanyaan

– Apa jenis usaha yang Bapak/Ibu jalankan?

– Apa hasil dari usaha Bapak/Ibu?

– Untuk menjalankan usaha ini, Bapak/Ibu memerlukan bahan baku apa saja?

– Dalam menjalankan usaha ini, apa saja keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan?

– Apa saja kesulitan (kendala) yang Bapak/Ibu hadapi?

Hasil Wawancara

Jenis usaha yang dijalankan oleh Bu Mini (sebagai contoh) adalah sebuah rumah makan. Ibu Mini memulai usahanya sejak tahun 2002. Hasil dari rumah makan bu Mini adalah lauk pauk yang dibutuhkan untuk makan sehari-hari. Dari hasil usahanya, bu Mini mendapatkan sedikit keuntungan yang ia sisihkan untuk menabung dan mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Sebelum membuka usahanya, bu Mini sudah menyiapkan semua keperluan dan bahan baku yang dibutuhkan untuk rumah makannya. Mulai dari meja dan kursi untuk pelanggan, peralatan dapur untuk memasak hingga bahan baku seperti beras, minyak, gula, teh, telur dan lainnya. Karena bu Mini membuka usaha rumah makan, maka bu Mini memerlukan pengetahuan dan keterampilan tentang memasak. Maka dari itu, bu Mini kerap melatih dan mencoba beberapa resep untuk rumah makannya.

Selain jenis-jenis usaha seperti yang ada di lingkungan sekitarmu, masih ada jenis usaha lain. Jenis usaha apakah itu? Bacalah bacaan berikut untuk mengetahui berbagai jenis usaha.

Jenis-Jenis Usaha Ekonomi Masyarakat

Kondisi geografis Indonesia beragam. Ada wilayah daratan dan ada pula wilayah perairan. Kondisi geografis yang beragam menyebabkan beragam pula jenis kegiatan ekonomi masyarakat. Keragaman ini disesuaikan dengan kondisi alam atau geografi suatu wilayah. Kegiatan ekonomi tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Agar tercipta kehidupan yang nyaman, setiap penduduk perlu menghargai jenis kegiatan ekonomi penduduk lainnya.

Amatilah jenis kegiatan ekonomi di lingkungan daerah sekitarmu! Ada yang bekerja di lahan persawahan. Ada yang beternak ayam petelur atau ayam pedaging. Ada yang berdagang di pasar. Ada yang bekerja di sektor industri. Ada pula yang membudidayakan ikan di kolam. Kegiatan ekonomi masyarakat ini bertujuan memperoleh pendapatan. Selanjutnya, pendapatan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Apa yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi? Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jika dicermati, kegiatan ekonomi dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam. Sebagai negara kepulauan, Indonesia dikarunia sumber daya alam melimpah. Karunia ini sudah sepantasnya kamu syukuri dengan memanfaatkan secara bijak. Pemanfaatan sumber daya alam tersebut dapat dilihat pada berbagai bidang usaha.

1. Agraris

Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Sebutan ini disebabkan banyak penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Usaha agraris meliputi kegiatan pertanian dan perkebunan. Sektor usaha agraris terdapat di daerah perdesaan dan pegunungan. Berbagai jenis tanaman tumbuh subur dan menghasilkan banyak bahan pangan.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan di antaranya melalui intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, rehabilitasi, dan mekanisasi.

Ayo Berdiskusi

Diskusikan beberapa istilah berikut bersama temanmu!

Jawaban:

1. Intensifikasi: meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian yang telah ada dengan beberapa cara seperti pengairan, penggunaan pupuk, memakai bibit unggul dan lainnya.

2. Ekstensifikasi: meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian atau membuka lahan baru.

3. Diversifikasi: meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian seperti melakukan sistem tumpang sari.

4. Rehabilitasi: meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman tidak produktif lagi seperti mengganti tanaman yang sudah tua dengan tanaman yang baru.

5. Mekanisasi: meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan alat atau mesin yang dapat bergerak untuk menjalankan kegiatan pertanian seperti membajak sawah dengan menggunakan traktor.

2. Peternakan

Peternakan adalah kegiatan usaha budi daya hewan yang diambil hasilnya. Hasil peternakan terdiri atas daging, telur, susu, kulit, dan bulu. Jenis peternakan dapat dibedakan sebagai berikut.
a. Peternakan hewan kecil, misalnya kelinci, kambing, domba, dan biri-biri.
b. Peternakan hewan besar, misalnya sapi, kerbau, dan kuda.
c. Peternakan unggas, misalnya ayam, itik, burung, dan puyuh.

Kegiatan peternakan dapat dilakukan dalam skala kecil ataupun besar. Usaha peternakan skala kecil dilakukan oleh penduduk. Peternakan skala besar biasanya dikembangkan oleh pihak swasta (pengusaha) dan pemerintah. Apa peran pemerintah dalam meningkatkan mutu peternakan di Indonesia?

Upaya yang dilakukan pemerintah antara lain memberikan bantuan bibit unggul, menyediakan pakan ternak bermutu, dan memberikan penyuluhan kepada peternak.

3. Perikanan

Secara umum, usaha perikanan dibedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut.

a. Perikanan darat, yaitu usaha memiara dan menangkap ikan di perairan darat. Perikanan darat terdiri atas perikanan air tawar dan perikanan air payau. Perikanan air tawar dilakukan di sungai, danau, rawa, waduk atau bendungan, empang, sawah, dan kolam.

b. Perikanan air laut, yaitu usaha menangkap ikan di pantai atau laut. Di Indonesia, usaha penangkapan ikan di laut dilakukan nelayan tradisional. Laut juga menghasilkan udang, kerang, rumput laut, mutiara, dan garam. Selain untuk keperluan penduduk, hasil tangkapan ditujukan untuk ekspor.

4. Pertambangan

Dilihat dari kondisi geologisnya, wilayah Indonesia mengandung banyak barang tambang. Potensi barang tambang yang melimpah hendaknya dimanfaatkan bagi kemakmuran masyarakat. Barang tambang dapat dibedakan sebagai berikut.

a. Barang tambang mineral logam, misalnya emas, perak, tembaga, timah, bauksit, dan nikel.

b. Barang tambang mineral nonlogam, misalnya belerang, gypsum, marmer, dan batu gamping.

c. Barang tambang sumber energi, misalnya minyak bumi, batu bara, dan gas alam.

Barang tambang di Indonesia termasuk sumber daya vital. Pemanfaatannya ditujukan bagi kemakmuran masyarakat Indonesia. Jika dieksploitasi terusmenerus, ketersediaan barang tambang akan cepat habis. Oleh karena itu, pemanfaatan barang tambang dilakukan dengan bijak dan memperhatikan kelestariannya. Contoh perusahaan yang mengeksploitasi barang tambang di Indonesia antara lain PT. Pertamina, PT. Aneka Tambang, PT. Freeport Indonesia, dan PT. Chevron Pacific Indonesia.

5. Kehutanan

Dahulu hutan Indonesia bagaikan hamparan karpet hijau dilihat dari udara. Hutan Indonesia berperan penting sebagai paru-paru dunia. Hutan juga berfungsi sebagai tempat berkembangnya berbagai fauna. Dari segi Subtema 1: Cara Tubuh Mengolah Udara Bersih 35 lingkungan, hutan menjadi daerah resapan air hujan. Sayangnya, saat ini luas hutan Indonesia semakin sempit. Tidak lagi terlihat “hamparan karpet hijau” dari udara ketika melintasi wilayah Indonesia. Ini tidak lepas dari alih fungsi lahan hutan untuk kawasan permukiman dan perkebunan.

Apa akibat dari menyempitnya kawasan hutan Indonesia? Kondisi ini dapat menyebabkan bencana banjir bandang ataupun tanah longsor. Untuk meminimalisasi terjadinya bencana, kawasan hutan perlu dihijaukan kembali. Pembalakan liar harus dicegah agar hutan tidak semakin rusak. Jika hutan Indonesia kembali hijau, hasil hutan kembali melimpah. Hasil hutan Indonesia antara lain kayu jati, meranti, ulin damar, dan rotan.

6. Perdagangan

Perdagangan adalah kegiatan membeli barang dagang dan menjualnya kembali kepada konsumen. Kegiatan perdagangan muncul ketika kemampuan manusia atau suatu negara menyediakan barang kebutuhan bersifat terbatas. Akhirnya, terjadi saling ketergantungan dalam memenuhi barang kebutuhan.

Melalui kegiatan perdagangan, pedagang akan memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli. Kegiatan perdagangan tidak hanya mencakup satu daerah atau satu negara. Akan tetapi, kegiatan perdagangan dapat dilakukan antarnegara. Secara ekonomi, kegiatan perdagangan antarnegara ditandai dengan ekspor impor. Ekspor adalah usaha menjual barang dari dalam negeri ke pasar luar negeri. Impor adalah usaha memasukkan barang dari negara lain ke pasar dalam negeri.

7. Perindustrian

Perindustrian adalah kegiatan mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah diperoleh dari melimpahnya sumber daya alam. Usaha industri dapat dilakukan secara perorangan atau kelompok. Usaha industri dapat dikelompokkan industri rumah tangga (home industry), industri sedang, dan industri besar. Contoh industri di Indonesia adalah industri makanan dan minuman, kosmetik, obat-obatan, garmen, serta elektronik.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 2 Kelas 5 SD Halaman 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22: Pembelajaran 2

Kunci Jawaban Halaman 37 - 40

Ayo Membaca

Melihat Jejak Merapi di Kaliadem

Kaliadem terletak di lereng Gunung Merapi di Yogyakarta. Dahulu tempat ini terkenal sebagai lokasi perkemahan yang asri. Fasilitas di areal wisata Kaliadem dahulu cukup komplit. Ada pendopo, gedung pertemuan, kios-kios, warung, gardu pandang, lapangan untuk perkemahan, toilet, dan sebagainya. Akan tetapi, setelah Merapi meletus pada bulan Juni 2006, sebagian besar fasilitas itu lenyap terkubur lahar.

Saat ini, wisata Kaliadem sudah berubah nama menjadi Lava Tour Kaliadem. Sebagian besar pemandangan Kaliadem berupa hamparan pasir dan batuan bekas lahar. Di sana, ada bunker atau rulinda (ruang lindung darurat). Bunker ini dibangun untuk tempat berlindung jika tiba-tiba Gunung Merapi menyemburkan awan panas. Di dalam bunker ini ada kamar mandi, tabung oksigen, masker, listrik, dan perlengkapan lainnya. Pintunya dua lapis terbuat dari lempengan besi setebal 3 cm.

Ayo Menulis

Dari bacaan “Melihat Jejak Merapi di Kaliadem” kamu mengetahui salah satu lagi jenis usaha, yaitu usaha pariwisata.

• Di mana kamu tinggal?

Jawaban:

Saya tinggal di Kota Solo, Jawa Tengah.

• Apakah di daerah tempat tinggalmu ada jenis usaha pariwisata?

Jawaban:

Iya, ada banyak jenis usaha pariwisata di Solo.

• Bagaimana pengaruh adanya usaha pariwisata bagi kehidupan masyarakat?

Jawaban:

Pengaruh usaha pariwisata terhadap kehidupan masyarakat yaitu membuka peluang usaha seperti rumah makan, persewaan kendaraan, toko oleh-oleh atau buah tangan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Jenis Usaha Bidang Jasa

Jenis usaha pariwisata merupakan usaha di bidang jasa. Bidang jasa berkaitan dengan pemberian layanan kepada konsumen. Contoh usaha jasa selain pariwisata antara lain perbankan, keuangan, asuransi, kesehatan, dan hukum. Sektor jasa di Indonesia, terutama pariwisata berkembang pesat. Pesatnya jasa pariwisata didukung potensi panorama alam Indonesia yang elok. Sektor pariwisata di Indonesia juga menonjolkan aspek budaya. Contoh objek wisata alam adalah danau, pantai, bukit, pegunungan, gunung, suaka alam, serta flora fauna. Contoh objek wisata budaya adalah kesenian daerah, upacara adat, keraton, dan candi.

Berkembangnya sektor pariwisata menumbuhkan usaha-usaha penunjang jasa pariwisata. Usaha-usaha di bidang jasa pariwisata antara lain sebagai berikut.
1. Pengelola jasa penginapan, misalnya hotel, motel, wisma, dan losmen.
2. Usaha penjualan barang cendera mata atau suvenir.
3. Penyedia jasa pemandu wisata (tour guide).
4. Penyedia jasa pariwisata dan transportasi (tour and travel).

Buku Tematik Tema 2 Kelas 5 SD Pembelajaran 4
Jenis usaha berjualan

Salah satu jenis usaha yang banyak kita lihat adalah berjualan. Mulai dari penjual buah, makanan, barang-barang keperluan sehari-hari hingga para penjual kendaraan bermotor. Dari jenis usaha itu, para pedagang dapat memperoleh penghasilan untuk kehidupan sehari-hari.

Ayo Bercerita

1. Pada Pembelajaran 3 kamu telah melakukan kegiatan wawancara untuk mengetahui tentang jenis usaha di lingkungan sekitarmu. Kamu juga telah membuat salah satu produk dari jenis usaha di lingkungan sekitarmu. Kini presentasikan hasil wawancara kalian. Presentasikan juga produk yang telah kalian buat beserta catatan-catatan saat melakukan kegiatan tersebut. Mintalah pendapat dari kelompok lain. Lakukan bergantian.

Jawaban:

Berdasarkan hasil wawancara saya pada Pembelajaran 3:

– Narasumber membuka usaha rumah makan

– Dengan membuka rumah makan, narasumber memperoleh keuntungan dari penjualannya sehari-hari.

– Narasumber membutuhkan banyak bahan baku seperti beras, telur, minyak sayuran hingga daging untuk usaha rumah makannya.

– Narasumber membutuhkan pengetahuan dan keterampilan agar rasa masakannya dapat disukai oleh para konsumennya.

– Terkadang, narasumber mendapatkan kendala seperti saat musim hujan, rumah makannya menjadi sepi.

Ayo Renungkan

Menurutmu, mengapa ada berbagai jenis usaha?Mengapa orang melakukan suatu usaha tertentu dan orang lain melakukan jenis usaha lain yang berbeda?

Kerja Sama dengan Orang Tua

Bicarakan dengan orang tuamu, cita-citamu saat dewasa nanti. Jenis usaha apa yang kira-kira ingin kamu lakukan? Ceritakan kepada teman-temanmu.

Disclamer

Tribunnews.com tidak bertanggung jawab atas kesalahan jawaban.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved