Berita Boyolali Terbaru

Di Boyolali, Ada Kelompok Tari Reog Wanita: Anggotanya Mayoritas Gadis Muda

Tari reog tidak selamanya dimainkan oleh pria, di Boyolali ada kelompok tari reog yang mayoritas anggotanya adalah perempuan. 

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Personel Reog Cantik yang tergabung di sanggar Langen Beksan Kinasih (LBK) Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Tari reog tidak selamanya dimainkan oleh pria, di Boyolali ada kelompok tari reog yang mayoritas anggotanya adalah perempuan. 

Kelompok tari ini tergabung di bawah binaan sanggar Langen Beksan Kinasih (LBK).

Sanggar tari yang ada di Desa Metuk, Kecamatan Mojosongo.

Baca juga: Daftar Tarif Bikin Pelat Nomor Cantik: Semakin Sedikit Angka dan Huruf, Harganya Semakin Mahal

Baca juga: Momen Greysia Polii/Apriyani Rahayu : Dari Cium Tangan Sampai Tarian Kemenangan Olimpiade Tokyo 2020

Bagaimana tidak, penari reognya adalah gadis-gadis muda dengan paras cantik.

Reog yang semula maskulin mendadak jadi feminim saat dimainkan oleh penari di bawah asuhan Laura Erawati Dewi ini.

Reog cantik ini dapat menampilkan gerak tarian yang indah memesona. Sehingga Kesan garang dan perkasanya permain reog itu justru terganti oleh kesolekan para penari ini.

Baca juga: Bela Suparno Si Lurah Gajahan yang Dipecat Gibran, Warga : Sempat Tolak Teken Surat Penarikan Zakat

Meski begitu, namun tarian ini tetap mempertahankan pakem dari tari reog tersebut.

Tidak hanya Tari Reog saja, anak-anak asuhan LBK Laura Erawati ini juga bisa memainkan berbagai jenis tarian, seperti Topeng Ireng, Banteng Wilis, Kucingan Kedir dan lain sebagainya.

Bunda Laura, begitu anak-anak di sanggar memanggil Laura Erawati Dewi tidak mengira sanggar tarinya mendapat julukan Reog Cantik.

Baca juga: Viral Kakek Penarik Becak Sering Ditolak Penumpang karena Punya Keterbatasan, Begini Kisahnya

Dia yang awalnya hanya ingin melestarikan seni tradisional pun merasa bangga dengan sambutan masyarakat ini.

“Ya ada cowoknya, tapi kebanyakan cewek yang belajar nari disini dan tampil-tampil dalam acara-acara tertentu,” ujarnya disela-sela kegiatan melatih anak didiknya.

"Reog identik dengan keperkasaannya. Tapi disini justri itu ada sisi manis,” jelasnya.

Dia menambahkan, tidak jarang tampilan reog cantik ini banyak ditunggu oleh masyarakat. Mereka bahkan memiliki penggemar sendiri.

Baca juga: Berita Video: Alunan Musik Reog Ponorogo Sambut Kedatangan Prabowo di Kampanye Akbar di Solo

Disisi lain, Bunda Laura mengaku terus melakukan inovasi-inovasi seni tari supaya seni tari dapat diterima oleh masyarakat.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved