Berita Boyolali Terbaru

Baru 5 Bulan Menjabat, Bupati Boyolali Said Hidayat Rombak Kursi Pejabat Besar-besaran,Ini Daftarnya

Belum ada 6 bulan sejak dilantik sebagai Bupati Boyolali, M. Said Hidayat sudah melakukan merombak jajarannya.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pelantikan 10 pejabat di lingkungan Pemkab Boyolali dilaksanakan di ruang Merbabu, Kantor Bupati Boyolali, Senin (16/8/2021) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Belum ada 6 bulan sejak dilantik sebagai Bupati Boyolali, M. Said Hidayat sudah melakukan merombak jajarannya, Senin (16/8/2021).

Sebab beberapa jabatan strategis kosong dan perlu penyegaran pejabat yang terlalu lama supaya jalannya pemerintahan lancar.

Meski belum ada 6 bulan, namun perombakan ini sudah mendapat izin dari Mendagri.

Ada 10 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Boyolali yang diganti.

10 jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilantik itu antara lain, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan yang semula dijabat Situ Askariyah diganti Abdul Rahman.

Abdul sebelumnya sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Baca juga: Fantastis! Denda Pelanggaran Prokes di Sukoharjo Tembus Rp 130 Juta, Sejam Ada 80 Orang Terjaring

Baca juga: Pernah Jadi Wakilnya Seno Samodro, Hari Ini Said Hidayat Naik Tahta, Ditetapkan Jadi Bupati Boyolali

Kepala Diskominfo kemudian diisi oleh Bonny Facio Bandung yang sebelumnya Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD).

Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) dibiarkan kosong.

Hal itu setelah Purwanto mengisi jabatan Kepala BKD.

Arief Wardiyanta yang sebelumnya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mendapat tugas baru sebagai Kepala Diskopnaker.

Lalu Insah Adi Asmono sebelumnya Inspektur Inspektorat menggantikan Widodo Munir sebagai Asisten 2 Sekda Boyolali.

Widodo Munir menggantikan Bambang Sinungharjo sebagai Kepala BPBD Boyolali yang dipindah sebagai Staf Ahli Bupati.

Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Masruri menerangkan, ada tujuh kursi eselon II yang masih kosong.

Di antaranya Inspektur Boyolali, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kesbangpol, Staf Ahli, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Direktur RSUD Pandan Arang.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved