Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Pemkab Boyolali Anggarkan Rp 1,5 M untuk Jalan Rusak di Simo-Kalioso : Akhir September Dikerjakan

emerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali sudah mengagnggarkan dana untuk memperbaiki jalan rusak di Simo-Kalioso. 

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pengendara yang melintasi jalan Simo-Kalioso harus ekstra hati-hati, saat melintas di Depan Eks Pasar Hewan Jeron, Nogosari (19/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali sudah mengagnggarkan dana untuk memperbaiki jalan rusak di Simo-Kalioso. 

Anggaran perbaikan untuk jalan tersebut termasuk besar, yakni Rp 1,5 miliar. 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Boyolali, bakal segera menjadikan jalan antar kabupaten itu lebih baik lagi.

Baca juga: Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak di Trucuk Klaten Dipasangi Batu Nisan dan Pohon Pisang

Baca juga: Nasib Warga Sambirejo Sragen, Hindari Jalan Rusak Mobilnya Terperosok ke Sawah, Untung Nyawa Selamat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Boyolali, Arif Gunarto menyatakan, akhir tahun ini jalan tersebut akan segera dibangun.

Pihaknya telah menganggarkan dana dari APBD Perubahan 2021 untuk perbaikan jalan tersebut sebesar Rp 1,5 miliar.

Anggaran tersebut untuk memperbaiki jalan yang rusak sepanjang 500 meter.

Baca juga: Viral Seorang Guru Dimarahi Perangkat Desa karena Posting Jalan Rusak, Begini Lanjutan Kasusnya

Perbaikan jalan itu dimulai jembatan Sungai Cemoro hingga rel kereta api Solo-Semarang.

"Tims sudah kami terjunkan untuk survey lokasi," kata Arif.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPU PR, Budi Wahyono menambahkan perbaikan jalan ini rencananya bakal dimulai akhir September ini.

"Perbaikan jalan dengan sistem LPA (Lapis Pondasi Atas) yang kemudian diaspal," tambahnya.

Spanduk Protes 

Warga Desa Jeron, Kecamatan Nogosari jengkel dengan jalan Simo-Kalioso yang rusak.

Sebagai bentuk protes, warga pun mamasang Spanduk berbau kritikan atas kondisi jalan antar Kabupaten Boyolali dengan Karanganyar ini.

Mereka menggunakan bagian belakang MMT bekas untuk menuliskan kalimat-kalimat nyleneh berbau sindirian.

Baca juga: Gagal Jalani Program Bayi Tabung, Ifan Seventeen Kini Beli Rumah Mewah Impiannya Bersama Sang Istri

Baca juga: Jalan Rusak di Telukan Sukoharjo Diperbaiki Bulan Depan: Sekalian Betonisasi Agar Lebih Kuat

"Mimpi aja dulu, Bangun Jalannya nanti Kalau Nyawa udah ke kumpul dan badan  siap tempur," tulisan di spanduk.

"Sido di dandani ora? Nek ra sido meh tak tinggal isah-isah," tulis spanduk lain yang dibentangkan di gapura masuk Dukuh Purworejo, Desa Jeron.

Menurut warga sekitar, spanduk ini terpasang sudah 2 hari lalu.

Baca juga: Jalan Rusak di Sragen Makan Korban, Bupati Yuni Janji Perbaikan saat Musim Kemarau

"Kondisi jalan ini parah. Makanya ada warga yang memasang spanduk ini supaya segera ada tindakan dari pemerintah," kata Karebet, salah satu pemilik kios di pinggir jalan berlubang ini.

Dia menyebut, kondisi jalan yang rusak ini kerap menimbulkan masalah.

Jika hujan, kubangan tergenang air yang kerap mencelakakan pengendara sepeda motor.

Baca juga: Kondisi Jalan Rusak Parah, Seorang Ibu Hamil Harus Digotong dan Melahirkan di Pinggir Jalan

Tapi saat terik, menimbulkan debu yang cukup mengganggu warga disekitar.

 "Karena kubangan yang tergenang, pengendara banyak yang terperosok saat hujan,"

Agus warga lain berharap jalan ini segera diperbaiki. Hal itu mengingat jalan ini sangat vital.

"Jalan ini 24 jam ramai terus tidak pernah sepi," ujarnya (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved