Kunci Jawaban Buku Tematik

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 2 Halaman 72 Sampai dengan Halaman 84, Subtema 2

Artikel ini menyajikan soal dan kunci jawaban Buku Tematik kelas 5 SD tema 1 halaman 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Kumpulan Kunci Jawaban Buku Tematik SD sebagai panduan orangtua untuk anak belajar di rumah. 

TRIBUNSOLO.COM - Artikel ini menyajikan soal dan kunci jawaban Buku Tematik kelas 5 SD tema 1 halaman 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84.

Kunci jawaban ini terdapat di Buku Tematik Subtema 2 Pembelajaran 4.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 2 Kelas 2 SD Subtema 3 Halaman 122 sampai 130: Lingkungan Sekolah

Kunci jawaban ini merupakan pedoman orang tua atau wali dalam mengoreksi hasil belajar anak.

Kunci Jawaban Halaman 72 - 77

Tanggung Jawab Ade

Oleh Gusti Noor

Sebenarnya Ade tahu dan mengerti, setiap hari Kak Nina selalu membantu Ibu menyiapkan makanan untuk dijual. Mengantarkan ke warung-warung dengan mengendarai sepeda sebelum pergi ke sekolah. Ade juga tahu, Kak Nina sering terlambat tiba di sekolah karenanya. Tetapi anehnya Kak Nina tidak pernah tertinggal pelajarannya. Kak Nina di rumah selalu mengulang pelajaran yang diberikan di sekolah. Dan rasa-rasanya, Kak Nina adalah orang yang paling baik di rumah ini. Dan Ade tidak pernah merasa iri bila Kak Nina dibelikan sesuatu sedang dia sendiri tidak.

Tetapi sekarang ini, pagi hari ini, Ade bersungut-sungut. Kak Nina sakit, berarti tidak berangkat ke sekolah dan tidak ada yang mengantar dagangan ke warung-warung. Ibu sudah lama tidak bisa pergi ke mana-mana karena mudah sakit kepala. Satu-satunya yang bisa diharapkan adalah Ade.

“Apa Ade tidak ingin membantu ibu? Sekali ini saja, selagi Kakakmu sakit, De…,” Ibu berkata dengan penuh harap.

“Ade hari ini ada ulangan, Bu. Harus berangkat lebih awal… Semalam tidak sempat banyak belajar…,” jawab Ade sambil menyiapkan buku-bukunya. Wajahnya tampak cemberut. Ibu menarik napas panjang mendengar alasan yang diberikan Ade. Kalau sudah demikian, mau apa lagi?

“Biarlah saya sendiri saja, Bu. Rasanya kepala saya sudah tidak pening lagi,” seru Kak Nina dari dalam kamar. Mendengar suara Kak Nina, Ibu lalu meninggalkan Ade yang masih berwajah cemberut.

“Betul kau sudah sehat, Nina? Ibu khawatir nanti malah tambah sakitmu,” kata Ibu. Kak Nina bangkit perlahan dari tempat tidurnya lalu pergi ke kamar mandi. Ibu hanya mengawasi dari belakang sambil menggendong adiknya yang masih bayi.

“Kenapa tidak kau bilang dari tadi kalau badanmu tidak sehat, Nin? Kalau saja kau bilang selagi Bapak belum berangkat, pasti Bapakmu yang mengantarkan kue-kue dagangan kita ini…,” bisik Ibu.

“Baru terasa setelah saya mandi tadi Bu… Mulanya tak terasa apa-apa. Mungkin sebentar juga sembuh, Bu,” jawab Nina sambil terus berpakaian.

Ade berangkat tergesa-gesa. Ada ulangan, begitu alasan yang disampaikannya untuk menolak tugas yang biasa dilakukan Kak Nina. Padahal ia tidak langsung menuju ke sekolah, karena di sekolah pada waktu sepagi itu masih sepi. Bahkan mungkin gerbangnya belum dibuka. Dan sebenarnya pula tidak ada ulangan. Ade sengaja menolak tugas itu karena malu. Ia tidak mau teman-temannya melihatnya naik sepeda sambil membawa keranjang kuekue. Ia tidak mau dikata-katai teman-teman seperti yang dialami Alip yang mengantarkan koran tiap pagi itu.

Hari masih pagi benar. Ade tidak tahu akan ke mana tujuannya pada pagi itu. Apakah akan mampir ke rumah Tina? Atau Ninuk? Ah lebih baik ke rumah Yova saja. Biasanya anak itu sudah siap pagi-pagi sekali. Aku bisa meluangkan waktu menunggu siang di rumahnya, pikir Ade.

Tiba di rumah Yova, Ade ternyata harus menunggu lama sekali. Yova masih berjalan-jalan bersama adiknya yang masih kecil. Mama Yova sedang menata meja makan untuk sarapan Papanya. Kakak Yova sedang mengepel lantai. Papa Yova sedang mencuci mobil. Bik Icih sedang membantu mempersiapkan makanan di dapur. Dan Ade merasa jengah menunggu di teras.

“Tunggu sebentar, De. Yova cuma mengajak jalan-jalan Vina menghirup embun pagi. Tak lama lagi dia pasti kembali. Dia juga sudah siap akan berangkat…,” kata Papa Yova mencoba menentramkan kegundahan Ade yang sedang menunggu itu.

Tetapi yang dikatakan oleh Papa Yova itu ternyata lama sekali bagi Ade. Jam dinding di rumah Yova menunjukkan pukul enam lebih sepuluh menit. Jarumnya bergerak perlahan. Ade semakin merasa tidak enak duduk di kursi teras. Tak lama kemudian Bik Icih mengantar secangkir teh manis dengan ubi goreng.

“Silakan diminum, Neng Ade,” Bik Icih menawarkan.

“Saya mau berangkat dulu, Bik,” jawabnya kepada Bik Icih. Lalu kepada Papa Yova dia pamitan sambil bergegas pergi, “Terima kasih… Om, saya mau berangkat saja dulu. Mau mampir ke rumah Ninuk, Om…” la tiba-tiba gugup. Papa Yova keheranan, demikian pula Bik Icih. Mereka heran melihat Ade tibatiba pergi dan melangkah lebar-lebar meninggalkan rumah itu.

Semua orang sibuk, semuanya bekerja. Semuanya, tanpa kecuali. Kak Nina juga. Padahal Kak Nina sedang sakit. Karena tanggung jawabnya sebagai anak tertua dan juga karena rasa sayangnya kepada keluarga, Kak Nina berpayah-payah pergi mengantar kue. Padahal Kak Nina sakit. Bagaimana kalau sakitnya bertambah parah? Bagaimana kalau Kak Nina jatuh dari sepeda karena kepalanya pening? Bagaimana kalau sampai… ah. Ade seperti ingin menangis selama perjalanan menuju ke sekolah. Hatinya begitu gundah. Ia tak jadi ke rumah Ninuk. Sekolah masih sepi, baru beberapa anak saja yang datang.

Selama pelajaran berlangsung Ade tidak bisa memusatkan perhatiannya pada pelajaran. Beberapa kali ditegur Pak Adi karena melamun. Ia ingin segera pulang. Ingin segera menjenguk Kak Nina. Mungkin Kak Nina tambah parah sakitnya, mungkin Kak Nina jatuh dari sepeda karena kepalanya pening lalu ada kendaraan yang menabraknya Hap..

“Kau sakit, Ade?” tiba-tiba terdengar teguran Pak Adi. Ade gelagapan. Rupanya tadi la melamun selama Pak Adi menerangkan. Pak Adi lalu menghampirinya. Meraba keningnya. Ade jadi terharu.

“Kepalamu hangat. Pulang saja, ya. Nanti bertambah parah…” kata Pak Adi. Ade menurut. Ia bergegas meninggalkan sekolah. Ade berjalan dengan setengah berlari. Agar secepat mungkin bisa tiba di rumah melihat Kak Nina.

Dengan tergopoh-gopoh ia memasuki rumah. Ibu sampai keheranan melihat sikapnya. Langsung menuju ke kamar Kak Nina. Dan Kak Nina terbaring di pembaringannya.

Ade seperti ingin menubruk kakaknya yang sedang terbaring itu. Kak Nina jadi terheran-heran dibuatnya.

“Ada apa, De? Kenapa kau tiba-tiba begini?” tanya Kak Nina.\

“Maafkan aku, kak. Sebenarnya aku tidak ada ulangan… Aku cuma malu mengantarkan kue-kue itu “ Ade langsung saja menangis. Suaranya jadi tidak jelas terdengar.

“Sudahlah, jangan menangis. Yang penting kau sudah menyadari kesalahanmu dan tak akan mengulanginya lagi. Untuk kali ini tak apa-apa. Kakak memaafkanmu, De,” Lembut suara Kak Nina menyejukkan hati Ade. Mengobati rasa sesalnya agar tidak berkepanjangan.

Dan keesokan harinya, Kak Nina masih sakit. Ade benar-benar melaksanakan apa yang dijanjikannya kepada kakaknya. Tanpa ragu lagi Ade menjinjing keranjang kue-kue. Dengan sepeda ia berkeliling mengantar kue-kue itu ke warung-warung. Tak ada yang mengejek, tak ada yang menggoda, tak ada rasa malu. Yang ada adalah rasa tanggung jawab yang besar.

Ayo Menulis

Berdasarkan cerpen “Tanggung Jawab Ade”, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Siapa tokoh dalam cerpen “Tanggung jawab Ade”

Jawaban:

Ade, Kak Nina, Ibu, Bapak, Yova, Vina, Papa Yova, Bik Icih, dan Pak Adi

2. Berapa anggota keluarga Ade?

Jawaban:

4 orang, Bapak Ade, Ibu Ade, Kak Nina, dan Ade

3. Siapa yang biasa mengantar kue setiap pagi ke warung-warung?

Jawaban:

Kak Nina

4. Apa yang terjadi pada Kak Nina?

Jawaban:

Kak Nina sedang sakit

5. Bagaimana Ade menolak permintaan itu untuk menggantikan tugas Kak Nina?

Jawaban:

Ade mengatakan bahwa ia ada ulangan

6. Mengapa Ade tidak mau menggantikan tugas Kak Nina?

Jawaban:

Karena malu

7. Di mana Ade menunggu sebelum berangkat ke sekolah?

Jawaban:

Ade menunggu di rumah Yova.

8. Mengapa Ade merasa gundah saat berlangsung pelajaran di sekolah?

Jawaban:

Karena merasa bersalah dan khawatir Kak Nina tambah parah sakitnya.

9. Apa yang dilakukan Ade setiba di rumah kembali?

Jawaban:

Ade meminta maaf kepada Kak Nina dan jujur memberitahu alasannya tak mau mengantar kue karena malu

10. Apa yang dikatakan Kak Nina kepada Ade?

Jawaban:

Kak Nina mengatakan jangan menangis yang terpenting Ade sudah menyadari kesalahannya dan tak akan mengulanginya lagi.

Pada cerpen “Tanggung Jawab Ade” ibu Ade mempunyai usaha makanan untuk dijual ke warung-warung. Dari usaha makanan itu tentunya ibu Ade akan memperoleh keuntungan. Keuntungan inilah yang akan menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga Ade. Usaha yang dilakukan ibu Ade tersebut merupakan contoh kegiatan ekonomi yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga Ade. Supaya lebih jelas, bacalah bacaan berikut.

Kunci Jawaban Halaman 77 - 79

Ayo Membaca

Pengaruh Kegiatan Ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak lepas dari kegiatan ekonomi. Apa sajakah kegiatan ekonomi yang dilakukan sehari-hari? Kegiatan ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Ketiga kegiatan ekonomi ini saling berkaitan satu sama lain. Satu kegiatan ekonomi terhambat akan mengganggu kegiatan ekonomi lainnya.

1. Produksi

Apa itu produksi? Amatilah kegiatan ekonomi perajin gerabah! Seorang perajin akan mencari tanah liat sebagai bahan baku. Tanah liat ini diolah menjadi berbagai bentuk, misalnya gerabah. Gerabah yang sudah dibuat akan dijemur kemudian dibakar. Proses akhir, gerabah tersebut diwarnai kemudian dijual kepada konsumen. Dari ilustrasi tersebut dapat dikatakan seorang perajin telah melakukan kegiatan produksi. Jadi, produksi adalah kegiatan menghasilkan barang dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup. Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Coba kamu berikan contoh kegiatan produksi yang terdapat di sekitar tempat tinggalmu.

Kegiatan produksi berpengaruh terhadap kesejahteraan pemilik sumber daya ekonomi dan produsen. Bagi pemilik sumber daya ekonomi, adanya proses produksi memungkinkannya memperoleh balas jasa. Balas jasa ini berupa sewa, bunga modal, ataupun gaji. Dengan balas jasa ini, pemilik sumber daya ekonomi dapat memenuhi kebutuhan hidup secara memuaskan. Sementara itu, bagi produsen adanya proses produksi menyebabkan produsen memperoleh keuntungan. Selanjutnya, keuntungan tersebut digunakan untuk menjaga kelangsungan usaha dan memenuhi kebutuhan hidup. Ini dilakukan dalam upaya mencapai kesejahteraan hidup.

2. Distribusi

Setiap hari kamu makan dan menggunakan pakaian. Bahan makanan tersebut dihasilkan di suatu daerah tertentu. Pakaian juga diproduksi di daerah tertentu. Untuk mendatangkan bahan makanan dan pakaian diperlukan kegiatan penyaluran. Kegiatan inilah yang disebut distribusi. Jadi, distribusi adalah kegiatan menyalurkan hasil produksi dari produsen ke konsumen. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut distributor. Kelancaran distribusi barang membutuhkan sarana transportasi dan akses yang memadai. Tujuannya agar hasil produksi dapat segera sampai konsumen dengan cepat dan tepat.

3. Konsumsi

Perhatikan aktivitas teman sekolah ketika waktu istirahat! Ada yang jajan di kantin, ada pula yang makan bekal dari rumah. Jajan di kantin dan makan bekal termasuk kegiatan konsumsi. Tidak hanya menghabiskan barang, kegiatan yang dapat mengurangi nilai guna barang juga termasuk kegiatan konsumsi. Misalnya, kamu mengenakan seragam dan sepatu ketika sekolah.

Konsumsi diartikan kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup. Orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen. Untuk mengonsumsi barang atau jasa, masyarakat mengeluarkan pengorbanan tertentu. Pengorbanan dapat berupa uang atau waktu. Dengan mengonsumsi barang atau jasa, masyarakat berusaha memperoleh kepuasan optimal. Ini dilakukan untuk mencapai taraf hidup sejahtera

Ayo Berdiskusi

Kamu telah mengetahui kegiatan ekonomi masyarakat. Diskusikan jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Menurutmu, apa pengaruh kegiatan ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat?

Jawaban:

Kegiatan ekonomi dapat meingkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja baru sehingga memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

2. Apakah kegiatan ekonomi dapat berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat? Bagaimana penjelasanmu?

Jawaban:

Ya, berdampak positif

Karena dengan adanya kegiatan ekonomi, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dengan begitu kesejahteraan masyarakat pun meningkat.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 2 Halaman 63 64 65 67 68 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79

Kunci Jawaban Halaman 80 - 84

Penyakit pada Sistem Pernapasan

Organ pernapasan manusia terdiri atas hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Setiap organ tersebut dapat mengalami gangguan akibat kuman penyakit yang berasal dari lingkungan atau kebiasaan hidup tak sehat. Berikut beberapa contoh gangguan pada sistem pernapasan manusia.

1. Emfisema, merupakan penyakit pada paru-paru. Paru-paru mengalami pembengkakan karena pembuluh darah pada paru-paru kemasukan udara.

2. Asma, merupakan kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi debu, bulu, atau perubahan cuaca. Kelainan ini dapat diturunkan dan dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin.

3. Kanker paru-paru. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit paling berbahaya. Sel-sel kanker pada paru-paru terus tumbuh tidak terkendali. Penyakit ini lama-kelamaan dapat menyerang seluruh tubuh. Salah satu pemicu kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok.

4. Tuberkulosis (TBC), merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Jika penyakit ini menyerang dan dibiarkan semakin luas, dapat menyebabkan sel-sel pada paru-paru mati. Akibatnya paruparu akan menguncup atau mengecil. Hal tersebut menyebabkan para penderita TBC napasnya sering terengah-engah.

5. Bronkitis, merupakan gangguan pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi. Gejalanya adalah penderita mengalami demam dan menghasilkan lendir yang menyumbat batang tenggorokan. Akibatnya penderita mengalami sesak napas.

6. Influenza (flu), merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini timbul dengan gejala bersin-bersin, demam, dan pilek.

Ayo Menulis

Buatlah daftar pertanyaan dan jawaban berdasarkan bacaan “Penyakit pada Sistem Pernapasan” di atas. Tuliskan dalam tabel seperti contoh berikut.

Jawaban:

Apa

– Apa penyebab penyakit Influenza?

Jawaban: Penyakit influnza disebabkan olh disebabkan oleh virus influenza.

– Apa penyebab penyakit asma?

Jawaban: Penyebab pnyakit asma adalah disebabkan oleh alergi debu, bulu, atau perubahan cuaca.

– Apa penyebab penyakit kanker paru-paru?

Jawaban: Penyakit kanker paru-paru disebabkan oleh kebiasaan merokok.

Siapa

– Siapa yang berisiko besar terkena penyakit Influenza?

Jawaban: Orang yang trserang virus influenza berisiko besar terkena penyakit Influenza.

– Siapa yang berisiko besar terkena penyakit asma?

Jawaban: Orang yang mngalami kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi debu, bulu, atau perubahan cuaca berisiko besar terkena penyakit asma.

– Siapa yang berisiko besar terkena penyakit kanker paru-paru?

Jawaban: Para perokok berisiko besar terkena penyakit kanker paru-paru.

Di mana

– Di mana terjadinya infeksi pada penderita penyakit bronkitis?

Jawaban: Infeksi pada penderita penyakit bronkitis terjadi pada cabang batang tenggorokan.

– Di mana terjadinya pembengkakan pada penderita penyakit emfisema?

Jawaban: Pembengkakan pada penderita penyakit emfisema terjadi di paru-paru.

– Di mana terjadinya penyumbatan pada penderita penyakit asma?

Jawaban: Penyumbatan pada penderita penyakit asma terjadi di saluran pernapasan.

Bagaimana

Pertanyaan dan jawaban:

– Bagaimana kondisi tubuh penderita Influenza?

Jawaban: Kondisi tubuh pendrita influenza mengalami demam.

– Bagaimana kondisi saluran pernapasan penderita asma?

Jawaban: Kondisi saluran pernapasan penderita asma mengalami penyumbatan.

– Bagaimana sel-sel kanker paru-paru pada penderita kanker paru-paru?

Jawaban: Sel-sel kanker paru-paru pada penderita kanker paru-paru terus tumbuh tidak terkendali.

Mengapa

Pertanyaan dan jawaban:

– Mengapa penderita TBC bernapas dengan terengah-engah?

Jawaban: Penderita TBC bernapas dengan terengah-engah karena paru-paru akan menguncup atau mengecil.

– Mengapa penderita bronkitis mengalami sesak napas?

Jawaban: Penderita bronkitis mengalami sesak napas karena lendir yang menyumbat batang tenggorokan.

– Mengapa kanker paru-paru merupakan salah satu penyakit paling berbahaya?

Jawaban: Kanker paru-paru merupakan salah satu penyakit paling berbahaya karena penyakit ini lama-kelamaan dapat menyerang seluruh tubuh.

Ayo Bercerita

Pada Pembelajaran 2 kamu dan kelompokmu telah mencari informasi mengenai penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan dan dituliskan dalam bentuk bagan atau peta pikiran. Kini presentasikan hasil kegiatan kalian tersebut.

Jawaban:

Penyakit influenza

Gejala:

- Demam

- Pilek

- Sakit kepala

Penyebab:

- Berada dalam cuaca dingin

- Tertular dari penderita influenza

Pengobatan:

- Pergi ke dokter

- Minum obat

- Banyak istirahat

Pada Pembelajaran 2 kalian telah membuat kliping gambar tari-tari daerah yang menggunakan properti, bukan? Berikut gambar beberapa tarian daerah menggunakan properti.

Tarian Daerah yang Menggunakan Properti
Tarian Daerah yang Menggunakan Properti

Ayo Bercerita

Pada Pembelajaran 2 kelompokmu telah membuat kliping tari daerah yang menggunakan properti. Sekarang perlihatkan dan ceritakan kliping kelompokmu di depan kelompok lainnya.

Jawaban:

Tari Kipas Pakarena

Tari kipas pakarena atau tari pakarena adalah jenis tarian tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan, tepatnya di Makassar. Tarian ini dilakukan oleh empat orang penari dengan iringan musik dari gandrang (semacam gendang) dan puik-puik (alat musik tiup). Tari kipas pakarena menggunakan lagu khas daerah Makassar yang berjudul Dongang-dongang. Tarian ini awalnya digunakan sebagai alat untuk memuja kepada para dewa. Namun karena keindahan dan keunikannya, tari kipas pakarena kemudian berubah fungsi menjadi media hiburan.

Tari kipas pakarena berkisah tentang kehidupan manusia dengan penghuni langit. Penghuni langit yaitu dewa mengajarkan kehidupan kepada manusia bagaimana cara bertahan hidup di bumi dengan mencari makanan di hutan maupun bercocok tanam.

Properti yang digunakan pada tarian ini adalah kipas. Kipas yang digunakan tidak memiliki kriteria khusus.

Tari Kipas Pakarena memiliki makna yaitu sebagai berikut:

– Alunan lagu yang mendayu-dayu bermakna bahwa perempuan Makassar memiliki sifat yang lemah lembut.

– Gerakan-gerakan rumit pada tarian ini menggambarkan persoalan dan kerumitan hidup.

– Gerakan berputar mengikuti arah jarum jam bermakna siklus kehidupan manusia.

Ayo Renungkan

Apa yang akan kamu lakukan supaya terhindar dari berbagai penyakit pada sistem pernapasan?

Kerja Sama dengan Orang Tua

Diskusikan bersama orang tuamu mengenai pencegahan penyakit pernapasan yang dapat dilakukan selama di rumah.

*) Disclaimer: Kunci jawaban di atas hanya sebagai panduan bagi orang tua.

Tribunnews.com tidak bertanggung jawab atas kesalahan jawaban.

(Tribunnews.com/Nadya)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved