Berita Solo Terbaru

Sekolah Tatap Muka Segera Digelar, SMK di Solo Antusias: Persiapan Dimatangkan

Sejumlah SMK di Solo kini telah mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).Sudah setahun lebih sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Penulis: Iqbal Fathurrizky | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/ Iqbal Fathurrizky
Kelengkapan Protokol Kesehatan yaitu Wastefel yang tersebar dibeberapa titik di SMKN 6 Surakarta, Rabu (1/9/2021). 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Iqbal Fathurrizky

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah SMK di Solo terlihat antusias dengan segera digelarnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sebab, sudah setahun lebih sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga sudah memberikan sinyal untuk dibukanya PTM di Solo. 

Baca juga: PPKM Level 3, Sukoharjo Sebut Siap Gelar Sekolah Tatap Muka: Rencana 13 September 2021

Baca juga: PPKM Boyolali Sudah Turun Jadi Level 3, Tapi Tak Seluruh Sekolah Bisa Tatap Muka, Begini Alasannya

Hal itu melihat vaksinasi di Kota Solo sudah hampir merata. 

Humas SMK N 5 Surakarta, Agus Santoso mengaku antusias untuk mempersiapkan PTM.

"Kami antusias dan mempersiapkan segala hal terutama secara fisik," kata Agus kepada TribunSolo.com, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 2 Kelas 2 SD Subtema 3 Halaman 122 sampai 130: Lingkungan Sekolah

Agus mengaku SMKN 5 Surakarta menyiapkan secara fisik terutama terkait alat protokol kesehatan yang sudah dilengkapi.

"Kami menyiapkan sekitar 50 titik Wastafel untuk cuci tangan, kami stok Handsanitizer, serta Termogun," aku Agus.

Kepala Tata Usaha SMKN 6 Surakarta, Slamet Utomo juga mengaku menyiapkan 15 titik Wastafel yang akan digunakan siswa dalam menunjang protokol kesehatan untuk diadakan PTM.

Baca juga: BREAKING NEWS : PPKM Solo Turun Jadi Level 3, Sekolah dan Tempat Wisata Siap-siap Dibuka Kembali

"Kami sudah menyediakan 15 titik Wastafel," aku Slamet kepada TribunSolo.com Rabu (1/9/2021).

Namun demikian, terkait teknisnya Humas SMKN 5 Surakarta Agus menjelaskan siang ini akan diadakan rapat untuk seluruh Kepala Sekolah di Cabang Dinas.

"Untuk teknisnya, saat ini (1/9/2021) masih dilangsungkan rapat terkait di Cabang Dinas Gladak, kemungkinan siswa akan dishift maksimal hanya 100 siswa," jelas Agus.

Baca juga: Jatuh Bangun Pedagang di Solo Saat PPKM : Anak Sumarjo Sampai Numpang Wifi untuk Sekolah

Agus menambahkan terkait siswa dan juga perizinan orang tuanya hampir seluruhnya menyetujui.

"Kami sudah infokan digrup masing-masig kelas, dan responnya siswa dan orang tua hampir seluruhnya menyetujui, walaupun masih ada yang masih pikir-pikir, tapi siswa seperti itu persentasenya kecil," tambah Agus.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved