Taliban Terkecoh, Tak Menyangka Gerombolan Perempuan Kenakan Burqa Ini Ternyata Pasukan Elit Inggris
Pasukan Inggris SAS menggunakan burqa dan menyamar sebagai perempuan saat berusaha menghindari Taliban kala menuju Bandara Kabul.
TRIBUNSOLO.COM -- Penyamaran pasukan khusus Inggris SAS berhasil mengecoh Taliban.
Pasalnya tentara elit itu menggunakan burqa dan menyamar sebagai perempuan saat berusaha menghindari Taliban kala menuju Bandara Kabul.
Baca juga: Ketika Menlu Bertemu dengan Perwakilan Taliban, Inilah Isi Pembicaraan Dalam Pertemuannya
Baca juga: Potret Terbaru Kota Kabul di Bawah Rezim Taliban: Sepi Suara Musik, Tak Ada yang Berani Pakai Jins
Adapun aksi penyamaran itu terjadi sebelum Inggris memulangkan seluruh militernya dari Afghanistan.
Awalnya, sekitar 20 pasukan itu berpergian ratusan mil, melewati sejumlah blokade yang dilakukan Taliban.
Mereka juga harus menggunakan taksi, setelah mereka diberitahu tak ada helikopter yang bisa menjemput mereka.
Ketika itu, mereka tengah melakukan sebuah misi di selatan Afghanistan.
Namun, ketika warga asing banyak yang meninggalkan Afghanistan, mereka pun diperintahkan untuk menuju Bandara Kabul untuk dievakuasi.
Seperti dikutip dari Daily Star, Sabtu (4/9/2021), demi bisa lolos dari Taliban mereka pun menyamar menjadi perempuan dan menggunakan burqa.
Burqa itu mereka dapatkan dari seorang polisi Afghanistan yang membantu mereka untuk lolos.
Mereka kemudian berhasil menghindari penangkapan setelah mengibarkan bendera Taliban.
Kepada pasukan Taliban yang berjaga, mereka mengaku pergi ke Kabul untuk menyambut anggota Taliban sebagai pahlawan pembebasan.
Ketika sampai di Bandara, mereka pun kemudian membuka penyamaran dan meminum secangkir teh untuk merayakannya.
“Tim SAS telah berada di Afghanistan selama beberapa bulan, dan melakukan misi rahasia ketika semuanya terjadi (Taliban menguasai Kabul),” tutur seorang sumber dari militer Inggris.
Menurut sumber tersebut, pasukan itu harus membatalkan operasi dan bersiap untuk ekstraksi ke Kabul.
“Pasukan itu kemudian membuat perlengkapan mereka, kecuali senjata dan amunisi serta menutupi tubuh mereka dengan burqa. Mereka kemudian membeli lima taksi, yang mengantarkannya ke Kabul,” kata sumber tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/seorang-pejuang-taliban-menggunakan-senapan-mesin-di-atas-kendaraan.jpg)