Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Terminal Bus Giri Adipura Wonogiri Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi: Tapi Belum Wajib 

Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri mulai menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi baru-baru ini.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Penumpang melakukan pindai barcode sebelum memasuki gerbang keberangkatan di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri dalam masa uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi, Senin (6/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri mulai menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi baru-baru ini.

Dalam uji coba penerapan aplikasi itu, nantinya para penumpang diminta untuk memindai barcode sebelum masuk ke area keberangkatan.

Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri Agus Hasto Purwanto mengatakan, pihaknya melakukan uji coba tersebut atas dasar kebijakan Kementrian. 

Baca juga: Satgas Covid-19 Waspadai Varian Baru Covid-19 saat Lonjakan Kasus, Bisa Turunkan Efektivitas Vaksin

Baca juga: Kata Gibran Soal NIK dan Sertifikat Vaksin Jokowi yang Bocor dan Tersebar di Medsos

"Tujuannya untuk melihat apakah penumpang sudah divaksin apa belum. Nanti kan pas di scan bisa diketahui," kata Agus, Senin (6/9/2021). 

Agus juga menjelaskan, bahwa belum semua terminal melakukan uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi itu. 

Ia menuturkan, bahwa baru sebanyak 31 terminal yang melakukan uji coba itu, untuk Jawa Tengah dan DIY total ada 7 terminal.

Baca juga: Uji Coba Pembukaan Wisata Klaten, Umbul Ponggok Beri Diskon untuk Wisatawan: Bawa Sertifikat Vaksin

Jumlah itu termasuk Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, yang melakukan uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi

Lebih jauh Agus menjelaskan bahwa pihaknya belum mewajibkan penumpang untuk melakukan pindai barcode dulu sebelum melakukan perjalanan.

Hal itu dikarenakan penggunaan aplikasi PeduliLindungi itu masih dalam tahap uji coba.

Baca juga: WHO Waspadai Varian Baru Covid-19 Bernama Mu, Disebut Bisa Lebih Tahan Terhadap Vaksin

Tak hanya itu, keharusan tersebut nantinya akan berdampak kepada penumpang.

Para penumpang lebih memilih naik bus di tengah jalan atau melalui agen-agen bus setempat. 

Bahkan berdasarkan datanya, hanya sebanyak 20 persen penumpang yang naik bus di terminal, sisanya di agen.

Terlebih lagi Agus menyadari bahwa masih banyak masyarakat Wonogiri yang belum mendapatkan jatah vaksin karena keterbatasan vaksin yang ada. 

"Untuk sementara kita lakukan uji coba untuk penumpang di gerbang keberangkatan. Untuk yang datang belum," paparnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved