Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Jual Obat Keras Berbahaya Tanpa Izin ke Pelajar dan Tetangga, Warga Wonogiri Diringkus Polisi

HT (29) pemuda asal Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno, Wonogiri harus berurusan dengan Satres Narkoba Polres Wonogiri karena menjual obat keras be

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Konfresi pers ungkap kasus peredaran obat keras berbahaya di Polres Wonogiri 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - HT (29) pemuda asal Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno, Wonogiri harus berurusan dengan Satres Narkoba Polres Wonogiri.

Ia diketahui menjual obat keras berbahaya tanpa resep dokter.

Kasat Narkoba Polres Wonogiri AKP Dimas Bagus Pandoyo mengatakan, pelaku ditangkap pada Senin (9/8/2021) lalu.

"Saat penangkapan kita amankan barang bukti obat keras jenis trihexphenidyl sebanyak 264 butir," katanya, Minggu (12/9/2021).

Untuk saat ini, Hiba ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia akan dijerat pasal 197 subsider pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 15 tahun dan denda maksimal 1,5 miliar rupiah.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Lokasi Vaksin Rabies Gratis di Wonogiri: Ada 510 Dosis, Tersebar di 11 Tempat

Baca juga: Wonogiri Buka Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan: Sasar Kera, Anjing, dan Kucing 

Baca juga: Kasus Corona Turun, Petani Ikan di Wonogiri Senang:  Mudah Dapat Oksigen untuk Pengiriman

Baca juga: Jadwal Vaksin Wonogiri Sabtu 11 September 2021: Ribuan Dosis untuk Pelajar SMA/SMK

Menurut pengakuan tersangka, ia baru pertama kali menjual obat keras itu.

Namun tentunya polisi tak langsung percaya, sebab barang bukti yang diamankan cukup banyak.

Tersangka, menjual obat keras itu ke pemuda di sekitar tempat ia tinggal.

Parahnya, pelajar tak luput jadi target pasarnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved