Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Cobaan Bertubi-tubi, Kemarin Telur Kini Giliran Harga Ayam Kampung Remuk, Pedagang Boyolali Pasrah

Harga telur belum stabil, kini giliran ayam kampung di Kabupaten Boyolali remuk redam.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pedagang ayam kampung di Pasar Ayam Ngebong Boyolali Karyono mengeluhkan sepinya pembeli meski harga merosot, Senin (20/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Harga telur belum stabil, kini giliran ayam kampung di Kabupaten Boyolali remuk redam.

Meski saat ini sudah masuk bulan Sapar (kalender) Jawa, namun harga ayam kampung belum juga naik.

Padahal, biasanya setelah bulan Suro banyak masyarakat membutuhkan ayam kampung untuk kebutuhan tradisi, yang secara otomatis harga ayam kampung cenderung naik.

Pedagang ayam kampung di Pasar Ayam Ngebong Boyolali Karyono mengeluhkan sepinya minat pembeli ayam kampung.

Padahal, biasanya setelah Suro permintaan akan ayam kampung meroket drastis.

Baca juga: Kagetnya Sejumlah Pria di Cawas Klaten, Dikira Aman & Asyik Kocok Judi Dadu, Polisi Tiba-tiba Datang

Baca juga: Rindu Sang Ayah, GPH Bhre Ziarah Tengah Malam, Jelang Momen 40 Hari Wafatnya KGPAA Mangkunegara IX

Apalagi saat ini menjelang acara Sadranan di wilayah Ampel permintaan ayam tak seperti sebelumnya.

"Ini sepi, bisa dilihat biasanya pasar ayam ini banyak pedagang dan pembeli," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (20/9/2021).

Dia pun tak berani ambil resiko banyak mengambil ayam kampung jumlah besar ke wilayah Andong, Kalioso dan sekitarnya.

"Saya bawa hanya belasan ekor saja belum juga habis ini," jelas dia.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved