Berita Solo Terbaru
Tahlilan 40 Hari KGPAA Mangkunegara IX: Digelar Terbatas, Pantang Bicara Suksesi Sebelum 100 Hari
Tahlilan 40 hari meninggalnya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX di Puro Mangkunegaran dilakuan secara terbatas.
Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
Kemudian acara lainnya pada Selasa Kliwon, atau 21 September 2021 di Girilayu.
"Malam ini yasinan di Mangkunegaran, paginya baru ziarah ke makam untuk tabur bunga," katanya kepada TribunSolo.com, Minggu (19/9/2021).
Menurut Hadi, tidak ada peringatan khusus saat peringatan kematian KGPAA Mangkunegara IX.
"Biasanya hanya tabur bunga saja di makam, keluarga datang, tidak ada acara khusus," jelasnya.
Keluarga Mangkunegaran terakhir kali datang untuk berziarah pada saat peringatan hari ketujuh kepergian sang raja.
Baca juga: Suasana di Astana Girilayu, Jelang Pemakaman Raja Mangkunegaran Solo: Ada Karangan Bunga dari Jokowi
Baca juga: Cerita Penggali Kubur Makam KGPAA Mangkunegara IX: Tak Ada Kendala, Semua Lancar
"Waktu 7 harian, Gusti Putri dan putranya datang kesini, waktu itu digelar yasinan dan tabur bunga disini," jelasnya.
Setelah hari pemakanan, kini sudah banyak masyarakat yang datang untuk berziarah.
Hadi tak ingat, siapa saja tokoh yang datang untuk berziarah.
Namun, salah satu fotografer ternama, Darwis Triadi melalui akun instagramnya, datang berziarah ke makam KGPAA Mangkunegara IX, untuk memperingati 40 hari berpulangnya sahabatnya itu.
Pengganti Raja
Siapa yang bakal menduduki kursi Raja Mangkunegaran Solo sepeninggal Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX masih teka-teki.
Dua nama pangeran, yakni GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara dan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo paling banyak disebut sebagai suksesi di Mangkunegaran.
Pakar Budaya dan Sejarah dari UNS Solo, Tundjung W Sutirto mengatakan kedua pangeran sama-sama memiliki peluang besar menjadi Raja Mangkunegaran selanjutnya.
"Keduanya sama-sama memiliki peluang untuk jadi Raja Mangkunegaran selanjutnya," papar dia kepada TribunSolo.com, Senin (16/8/2021).
Baca juga: Teka-teki Raja Mangkunegaran Baru, Sepeninggal KGPAA Mangkunegara IX : GPH Paundra atau GPH Bhre?
Baca juga: Potret Pemakaman KGPAA Mangkunegara IX di Astana Girilayu: Putra-putri Sang Raja Menangis
"Saya kok melihat itu nanti ada musyawarah besar di keluarga inti, termasuk pendapat permaisuri," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-tahlilan-40-hari.jpg)