Berita Solo Terbaru
Tahlilan 40 Hari KGPAA Mangkunegara IX: Digelar Terbatas, Pantang Bicara Suksesi Sebelum 100 Hari
Tahlilan 40 hari meninggalnya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX di Puro Mangkunegaran dilakuan secara terbatas.
Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tahlilan 40 hari meninggalnya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX di Puro Mangkunegaran dilakuan secara terbatas.
Wedhono Satrio, KRMT Lilik Priharso Tirto Diningrat, mengatakan pelaksanaan tahlilan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
"Secara tradisi Mangkunegara, setiap 7 hari, 40 hari, 100 hari dan setelahnya setiap tanggal dan tahun akan diperingati," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Rindu Sang Ayah, GPH Bhre Ziarah Tengah Malam, Jelang Momen 40 Hari Wafatnya KGPAA Mangkunegara IX
Baca juga: Ada Makam Keturunan KGPAA Mangkunegara IV di Dalam Rumah Warga Solo, Begini Penjelasannya
Pantuan di lapangan, tamu undangan yang diperbolehkan masuk yakni kerabat keraton Mangkunegaran dan untuk durasi tahlilan sekitar 1 jam.
Terlihat empat anaknya yakni GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara, GRAy Putri Agung Suniwati, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo, dan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo.
Hadir juga Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Putri Mangkunegara IX dan Sukmawati Soekarnoputri turut mengikuti tahlilan.
Baca juga: Suasana di Astana Girilayu, Jelang Pemakaman Raja Mangkunegaran Solo: Ada Karangan Bunga dari Jokowi
"Hanya kerabat keraton, tempat kami siapkan secara terbatas," ungkapnya.
Saat disinggung terkait suksesi tahta Mangkunegaran, KRMT Lilik mengatakan pantang untuk dibicarakan.
"Suksesi nanti dulu, karena sebelum 100 hari, kerabat keraton dipantang untuk membicarakan," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (20/9/2021).
Selain itu, misteri apakah diwajibkannya putra KGPAA Mangkunegara IX yang harus mengganti tahta, Lilik tetap bergeming.
"Jangan bicara soal itu dulu. Kalau udah 100 hari mau tanya ke saya monggo," ungkapnya.
Ziarah Tengah Malam
Kerinduan seorang anak kepada ayahandanya yang pergi selama-salamanya, pastinya akan dirasakan hampir setiap waktu.
Hal itu seperti yang dirasakan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, putra bungsu Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-tahlilan-40-hari.jpg)