Aturan Berpakaian saat Tes CPNS Solo 2021, Termasuk 12 Barang yang Tidak Boleh Digunakan Peserta

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 di Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah mulai dilaksanakan.

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Peserta seleksi kompetisi bidang (SKB) bagi CPNS Pemkot Surabaya bersiap mengikuti tes di GOR Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/9/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 di Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah mulai dilaksanakan.

Dilansir dari Kompas.com, pelaksanaan SKD CPNS berlangsung mulai September hingga Oktober 2021.

Baca juga: Simak, Beda Materi CPNS dan PPPK 2021 Lengkap dengan Passing Grade

Dalam pelaksanaan tes ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan termasuk dalam cara berpakaian.

Aturan Berpakaian

Dilansir dari akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rabu (1/9/2021), ada enam hal yang harus diperhatian dalam berpakaian saat mengikuti ujian SKD.

1. Mengenakan kemeja putih polos lengan panjang atau pendek;

2. Celana bahan hitam panjang formal (bukan jeans, atau khakins, atau leging, atau Chino);

3. Rok hitam panjang atau pendek formal;

4. Kerudung kain polos warna hitam tanpa aksesoris (bagi yang mengenakan jilbab);

5. Sepatu tidak harus pantofel, yang penting berwarna hitam/gelap dan tidak diperkenankan menggunakan sendal/ sepatu sendal

6. Masker tiga lapis dan ditambah masker kain dibagian luar.

Kemudian, ada 12 barang yang tidak boleh digunakan peserta ujian saat mengikuti ujian SKD CPNS berbasis CAT.

1. Perhiasan

2. Jam Tangan

3. Telepon Genggam

4. Senjata Api

5. Kemeja Putih Bercorak

6. Jepit Rambut

7. Kalkulator

8. Kamera

9. Aksesoris (seperti gelang, cincin, kalung, jam tangan, ikat pinggang, dll)

10. Jimat

11. Makan dan minum

12. Sandal atau sepatu sandal.

Peserta wajib membawa Kartu Tanda Peserta Ujian dan Deklarasi Sehat yang bisa dicetak melalui laman https://sscasn.bkn.go.id serta alat tulis pribadi.

Perserta juga diwajibkan membawa KTP dan surat asli hasil tes covid-19 yang dikeluarkan oleh lembaga pemeriksa.

Untuk informasi tentang lokasi, jadwal, dan sesi tes SKD CPNS 2021 akan diumumkan melalui website resmi masing-masing instansi. 

Baca juga: Cara Mengecek Live Score Hasil SKD CPNS 2021 Per Wilayah Seluruh Indonesia, Masuk ke Link Ini

Cara mengecek jadwal ujian CPNS.

- Buka laman sscasn.bkn.go.id

- Pada menu bar, klik "Layanan Informasi"

- Kemudian pilih "Jadwal Ujian"

- Usai itu halaman akan terbuka secara otomatis

Sayangnya hingga saat ini, informasi mengenai jadwal dan lokasi ujian SKD CPNS 2021 belum tersedia di Layanan Informasi SSCASN tersebut.

Selain itu,  peserta SKD CPNS 2021 bisa mengetahui jadwal dan lokasi ujian SKD CPNS 2021 dengan memantau langsung website dan media sosial resmi masing-masing instansi yang dilamar.

Sebelum Berangkat

1. Melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti seleksi CASN Tahun 2021;

2. Dianjurkan tidak melakukan perjalanan jauh/kegiatan di luar rumah yangg tidak esensial sejak H-14 pelaksanaan seleksi;

3. Sebelum berangkat peserta seleksi diharuskan dalam kondisi bersih (mandi dan mencuci rambut) serta menjaga kebersihan;

4. Menyiapkan dokumen yang diperlukan agar dapat sampai di lokasi seleksi dan mengikuti seleksi sesuai jadwal yang telah ditentukan;

5. Tidak diperkenankan singgah di tempat lain selama perjalanan menuju ke tempat seleksi;

6. Peserta seleksi yang berasal dari wilayah yang berbeda dengan lokasi ujian mengikuti ketentuan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Pemerintah;

7. Pengantar peserta seleksi berhenti di drop zone yang sudah ditentukan;

8. Pengantar peserta seleksi dilarang masuk dan menunggu di dalam area seleksi untuk menghindari kerumunan;

9. Taati jalur keluar masuk peserta;

10.Hindari Kerumunan;

11.Khusus bagi peserta seleksi CASN Tahun 2021 di Jawa, Madura, dan Bali wajib sudah divaksin dosis pertama.

Baca juga: Manfaat Wedang Uwuh, Bisa untuk Membersihkan Racun Berbahaya dari Tubuh, Cocok Diminum Malam Hari

Saat di lokasi ujian

1. Hadir paling lambat 60 menit sebelum seleksi dimulai atau sesuai ketentuan yang diatur oleh masing-masing Instansi untuk proses registrasi dan pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan peserta seleksi;

2. Wajib menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu. Menggunakan masker 3 lapis (3 ply) dan ditambah masker kain di bagian luar (double masker);

3. Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain;

4. Mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir atau menggunakan handsanitizer;

5. Membawa alat tulis pribadi dan kelengkapan dokumen.

Apabila Suhu Tubuh > 37,3°C

Peserta seleksi yang suhu tubuhnya > 37,3°C dilakukan pemeriksaan ulang paling banyak 2 (dua) kali dengan jarak waktu pemeriksaan 5 (lima) menit.

Jika direkomendasikan oleh tim kesehatan dapat mengikuti tes, maka ditempatkan pada tempat yang ditentukan.

Apabila peserta dinyatakan atau terkena Covid (positif)

1. Melaporkan ke instansi untuk dijadwal ulang (pelaporan maksimal pada hari H; jika pelaporan pada H+1 dan seterusnya dianggap gugur)

2. Instansi membuat permohonan kepada Kepala BKN c.q. Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian untuk menjadwal ulang peserta

(Kompas/TribunNews)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved