Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Gagal Balas Dendam ke Dukun Pengganda Uang, Pria Sragen Ini Malah Ditangkap Polisi Simpan Uang Palsu

Motif S (38), warga Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen membeli uang palsu akhirnya terungkap, yakni untuk balas dendam ke dukun pengg

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi (kiri) menunjukkan uang palsu yang dimiliki S (38) (kanan), di Mapolres Sragen, Kamis (23/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Motif S (38), warga Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen membeli uang palsu akhirnya terungkap.

Dia nekat membeli dan menyimpan uang palsu, dengan tujuan balas dendam.

Pasalnya, S kerap kali tertipu oleh dukun yang bisa menggandakan uang.

Tak tanggung-tanggung, S mengalami kerugian total sebanyak Rp 400 juta uang asli.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan motif atas tindak pidana yang dilakukan S adalah untuk balas dendam terhadap dukun pengganda uang tersebut.

"Yang bersangkutan dalam tanda kutip ingin melakukan balasan dendam, karena sering ditipu oleh dukun pengganda uang," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Beli Uang Palsu Melalui Online, Warga Sragen Terancam 10 Tahun Penjara

Baca juga: Kondisi Bocah 4 Tahun yang Selamat dari Kecelakaan Maut di Sragen, Jalani Operasi Patah Kaki

"Uang palsu tersebut diberikan kepada dukun pengganda uang, agar bisa mendapatkan uang asli dengan hasil berlipat ganda," tambah AKBP Ardi.

Bahkan, S ditipu oleh beberapa oknum dukun pengganda uang, yang berasal dari luar Kabupaten Sragen.

"Tersangka S mengaku belum melaporkan tindak penipuan yang dialaminya kepada polisi, karena dukun pengganda tersebar diluar Sragen," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved