Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Fantastis! Uang Palsu di Boyolali Ternyata Paling Banyak di Solo Raya, Capai 8 Ribu Lembar Lebih

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Solo, Purwanto mengatakan jumlah temuan uang palsu di Boyolali sangat banyak.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond saat menunjukkan uang palsu siap diedarkan lagi di Mapolres, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Temuan kasus produksi uang palsu di Kabupaten Boyolali cukup mengejutkan.

Tidak hanya lokasi pembuatannya yang dekat dengan markas polisi dan kawasan Pemkab Boyolali, namun jumlahnya juga terhitung sangat banyak.

Ada 8.516 lembar uang palsu yang berhasil diungkap Polres Boyolali.

Jumlah itu lebih banyak dibanding temuan sebelumnya.

Bahkan di Solo Raya, temuan kali ini merupakan yang terbesar sejak tiga tahun terakhir.

Baca juga: Janji Jekek untuk Atlet PON Asal Wonogiri : Emas Rp 100 Juta, Perak Rp 75 Juta & Perunggu Rp 50 Juta

Baca juga: Turun Tajam, Harga Swab Antigen di Solo Balapan Rp 45 Ribu, Tapi Hanya untuk Calon Penumpang Kereta

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Solo, Purwanto mengatakan jumlah temuan uang palsu di Boyolali sangat banyak.

Bahkan jumlahnya melampaui jumlah temuan dua tahun sebelumnya yang digabung jadi satu.

Dimana, pada tahun 2019 jumlah uang palsu yang ditemukan hanya 4.322 lembar. Sedangkan tahun pada tahun 2020 jumlah temuan uang palsu di wilayah Soloraya sebanyak 3.756 lembar.

“ Sedangkan ini, ada sebanyak 8.516 lembar,” ujarnya kepada TribunSolo.com, Jumat (24/9/2021).

Meski begitu, dia tak menjumlah nominal uang tersebut. mengingat Uang palsu ini bukan Uang.

“Karena ini bukan uang. Kami tidak menghitung jumlah rupiahnya. Hanya lembarannya saja yang kami hitung,” ujarnya.

Dia menambahkan, hingga September ini jumlah temuan uang palsu di Solo Raya ada sebanyak 10.318 lembar.

“Sebelumnya, telah ditemukan sebanyak 1.802 lembar uang palsu yang sama di wilayah Soloraya,” ujarnya.


Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved