Breaking News:

Aziz Syamsuddin Ditangkap KPK, Intip Potret Rumah Mewahnya di Lampung, Ketua RT Beri Kesaksian

Azis Syamsuddin dikenal sebagai sosok yang tertutup dan tidak banyak berbaur dengan warga di sekitarnya.

Editor: Hanang Yuwono
Kompas TV
Rumah mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di Lampung. 

TRIBUNSOLO.COM - Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin diketahui memiliki rumah mewah di Bandar Lampung.

Kini, setelah Aziz Syamsuddin terjerat OTT KPK, kondisi terkini kediamannya di Jalan Griya Utama, perumahan Way Halim, Bandar Lampung, tampak sepi.

Ternyata, rumah itu sudah aktivitas sejak dua pekan lalu.

Hal itu disampaikan Fikri Aska yang menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT) di wilayah itu.

Baca juga: Ditanya Soal Kabar Aziz Syamsuddin Jadi Tersangka Korupsi, Airlangga: Ini Lihat Pertanian Dulu 

Baca juga: Jadi Saksi Kasus Suap Okunum Penyidik KPK, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin Diperiksa Hari Ini

"Sejak pak Aziz Syamsuddin pernah dipanggil KPK, malamnya mobil mewah miliknya dikeluarkan dari kediamannya beserta aset lainnya," kata Fikri saat diwawancarai, Sabtu (25/9/2021).

Ia menambahkan, Azis dikenal sebagai sosok yang tertutup dan tidak banyak berbaur dengan warga di sekitarnya.

"Memang dikenal tertutup di lingkungan, dan pak Azis Syamsuddin jarang tinggal di kediamannya, kalau ada acara partai baru datang ke Lampung," ungkapnya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Azis pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Azis ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Tak sendirian, kasus itu juga menyeret nama Aliza Gunado, kader Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai mantan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, dalam kasus ini, Azis menghubungi penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan Markus Husein pada Agustus 2020. Tujuannya, untuk meminta tolong mengurus kasus yang menyeret namanya dan Aliza Gunado.

Dalam kasus ini, Robin dan Maskur masing-masing meminta imbalan Rp2 miliar atau USD36 ribu kepada Azis dan Aliza.

“Tim penyidik melakukan penahanan kepada tersangka selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 24 September 2021 sampai dengan 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan,” ujar Firli dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (25/9/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul: Jadi Tahanan KPK, Begini Kondisi Rumah Azis Syamsuddin di Lampung

Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved