Berita Sukoharjo Terbaru
Tua-tua Keladi, Makin Tua Menjadi-jadi : Modal Cek Kosong, Lima Lansia Tipu 13 Pedagang Sukoharjo
Tua-tua keladi, begitulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan lima pelaku penipuan di Kabupaten Sukoharjo.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Tua-tua keladi, begitulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan lima pelaku penipuan di Kabupaten Sukoharjo.
Lima pelaku penipuan itu berinisial HR (57) warga Garut, TSS (55) warga Jakarta, SG (61) warga Banten, SM (59) warga Jember, dan WMC (56) warga Bekasi.
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, kelima tersangka ini melancarkan aksi penipuan dengan modal ruko dan cek kosong.
Tak tanggung-tanggung, jumlah korbannya mencapai 13 orang.
Baca juga: Alasan Diterpa Pandemi, Dua Sejoli Membobol Counter di Kartasura Sukoharjo, Kuras 31 HP Jenis Baru
Baca juga: Gol di Detik 11 Federico Chiesa, Massimiliano Allegri Siapkan Banyak Kejutan
"Jadi para pelaku membeli barang-barang dari korban, dan minta dikirim ke sebuah ruko di kawasan Polokarto," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (29/9/2021).
"Setelah barang dikirim, mereka membayarnya dengan cek kosong," imbuhnya.
Kelima tersangka ini memiliki peran masing-masing, TSS dan HR bagian untuk menyewa ruko di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.
TSS, HR, dibantu SG kemudian mencari orderan, atau mencari korban yang mau mengirim barang yang dipesan untuk diantar ke rukonya.
Sementara WMC bertugas sebagai sopir.
Lalu SM berugas menyiapkan dan memberikan cek kosong,
"Barang-barang yang dipesan beragam, ada beras, telur, daging ayam, daging sapi, pakaian, dan mebel," jelasnya.
"Barang-barang yang sudah dibeli itu, kemudian dijual lagi," imbuhnya.
Akibat perbuatan para tersangka, 13 korbannya mengalami kerugian hingga total Rp 363 juta.
Para tersangka pun berhasil diamankan pihak kepolisian di rumah kontrakan mereka di kawasan Grobogan, dan di Grogol, Sukoharjo pada Jumat (24/9/2021) lalu.