Ingat Predator Seksual Reynhard Sinaga? Beredar Fotonya Penuh Luka Lebam, Dianiaya oleh Korban

Tampak dalam foto yang beredar, wajah Reynhard penuh dengan luka lebam. Foto itu dirilis polisi saat Reynhard tertangkap.

Editor: Hanang Yuwono
Pennington Country Sheriff's Office, BBC
Reynhard Sinaga dihukum penjara seumur hidup 

TRIBUNSOLO.COM - Masih ingat sosok predator seksual Reynhard Sinaga?

Berita tentangnya sempat menghilang, namanya kembali menjadi sorotan.

Hal itu fotonya dengan penuh luka lebam beredar ke publik.

Tampak dalam foto yang beredar, wajah Reynhard penuh dengan luka lebam.

Dua matanya menghitam, memar di dahi dan hidungnya, dan juga steri strip yang mengikat alisnya.

Baca juga: Ingat Reynhard Sinaga? WNI Pemerkosa Ratusan Pria di Inggris, Kini Dipenjara di Monster Mansion

Baca juga: Jurnalis Ungkap Cerita Tragis Korban Reynhard, Ada yang Niat Bunuh Diri, Muntah, hingga DO Kuliah

Setelah ditelusuri, foto tersebut adalah foto saat Reynhard Sinaga dalam tahanan polisi ketika pertama kali ditangkap empat tahun lalu.

Foto tersebut jauh berbeda dari banyak foto selfie Reynhard sendiri di Facebook dan Instagram.

Greater Manchester Police telah merilis gambar untuk pertama kalinya, menjelang film dokumenter BBC, Catching a Predator, yang melihat penyelidikan polisi atas kejahatan mengerikan Reynhard.

Diketahui, penyelidikan kasus Reynhard dimulai ketika sang predator keji ditemukan di genangan darah, di lantai kamar mandi apartemennya di Princess Street, di pusat kota Manchester, pada Juni 2017.

Reynhard telah dipukuli begitu parah oleh seorang remaja yang menjadi korbannya.

Viral foto predator seksual Reynhard Sinaga saat pertama kali tertangkap polisi, penuh luka lebam.
Viral foto predator seksual Reynhard Sinaga saat pertama kali tertangkap polisi, penuh luka lebam. (Greater Manchester Police)

Dalam sebuah adegan yang terekam di CCTV, Reynhard ditandu dari rumahnya dan dilarikan ke Manchester Royal Infirmary dengan ambulans.

Reynhard disebut sebagai pemerkosa paling produktif dalam sejarah peradilan Inggris, bahkan lebih buruk dari 'pemerkosa taksi hitam' John Worboys.

"Dia telah menyerang lebih dari 200 pria, melakukan pelanggaran hukum selama lebih dari satu dekade," kata polisi, dikutip dari Manchestereveningnews, Rabu (6/10/2021).

Bagi mereka yang mengenalnya, Rey dikenal seorang mahasiswa PhD Kristen yang rajin ke gereja dan belajar di Universitas Manchester dan Leeds.

Padahal, sebenarnya Reynhard adalah pemerkosa obsesif yang memikat ratusan pria ke apartemennya, membius mereka dengan minuman yang dicampur dengan GHB atau GBL dan merekam pemerkosaan di dua ponsel.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved