Breaking News:

Viral

Viral Video Polisi Stut Motor Pengendara, Ternyata Melanggar Aturan Menurut Pengamat Transportasi

Tampak seorang petugas kepolisian yang mengendarai motor mendorong motor lain yang sedang berboncengan dengan metode stut.

Editor: Hanang Yuwono
INSTAGRAM/@agoez_bandz4
Viral video polisi stut motor pengendara lain. 

TRIBUNSOLO.COM -- Kebiasaan stut motor saat ada motor mogok sudah menjadi kebiasaan banyak pengendara di Indonesia.

Bila ada motor yang mogok, sebagian pengendara motor lainnya ada yang berinisiatif membantu mendorong dari belakang dengan menggunakan kaki sambil berkendara.

Nah inilah yang dikenal dengan istilah stut.

Beberapa waktu belakangan sempat viral di media sosial video stut motor yang dilakukan polisi.

Tampak dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @agoez_bandz4, seorang petugas kepolisian yang mengendarai motor mendorong motor lain yang sedang berboncengan dengan metode stut.

Baca juga: Viral Uang Petani di OKU Timur Dirampok, Rp 210 Juta Lenyap Digondol Pelaku, Berikut Kronologinya

Baca juga: Catat! Masa Berlaku SIM Kini Bukan Berdasarkan Tanggal Lahir Lagi, Perhatikan Agar Tak Ulangi Ujian

Sayangnya, tidak diketahui lebih jelas bagaimana kronologi kejadian tersebut. Tapi, lokasinya diduga terjadi di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah.

Banyak netizen yang memuji aksi polisi itu, tapi ada juga yang mengomentari tindakan polisi itu, seperti membahas penumpang yang diduga motornya mogok tersebut karena tidak menggunakan helm. Ada juga yang mengomentari bahwa stut motor sebenarnya merupakan perbuatan yang melanggar aturan lalu lintas.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, mengatakan, sepeda motor yang difungsikan untuk mendorong atau menarik sepeda motor lain itu dapat merintangi atau membahayakan keamanan dan keselamatan diri sendiri atau orang lain.

"Serta tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain. Sepeda motor merupakan kendaraan atau sarana transportasi pribadi untuk penumpang orang," ujar Budiyanto, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Budiyanto menambahkan, di dalam peraturan perundang-undangan telah diatur tentang tata cara berlalu lintas. Tepatnya pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Pada Pasal 105 UU LLAJ, mewajibkan setiap orang yang menggunakan jalan untuk berlaku tertib dan atau mencegah hal-hal yang dapat merintangi, membahayakan keamanan dan keselamatan lalu lintas.

Sementara pada Pasal 106 ayat 4 UU LLAJ, juga menuliskan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan, antara lain tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain.

Selain itu, pada Pasal 311 ayat 1 UU LLAJ juga disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dipidana dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta.

"Dengan demikian bahwa sepeda motor yang diperuntukkan untuk menarik atau mendorong sepeda motor merupakan pelanggaran lalu lintas yang dapat dikenakan sanksi, sebagai mana diatur dalam Pasal 287 ayat 6, dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000," kata Budiyanto.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Video Viral Polisi Stut Motor, Jadi Pertanyaan Karena Melanggar Aturan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved