Tragis, 5 Orang Tewas dalam Gorong-gorong di Tangerang saat Perbaiki Kabel, Ini Dugaan Pemicunya

Adapun kronologi kejadian, tiga orang tewas saat memeriksa instalasi kabel internet fiber optik bawah tanah.

Tayang:
Editor: Hanang Yuwono
Kolase Tribunnews.com: Ega Alfreda/ Tribun Jakarta dan TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
(Kiri) Polisi saat melakukan olah TKP dan (Kanan) Kondisi lubang gorong-gorong tempat tewasnya 3 orang di Tangerang 

TRIBUNSOLO.COM -- Kasus tewasnya 5 orang di dalam gorong-gorong Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang menuai tanda tanya.

Kini, Polres Metro Tangerang Kota memulai penyelidikan penyebab 5 orang itu harus kehilangan nyawa saat bekerja.

Sudah ada 10 orang yang  diperiksa Polres Metro Tangerang Kota.

Adapun kronologi kejadian, tiga orang tewas saat memeriksa instalasi kabel internet fiber optik bawah tanah.

Sementara dua lainnya turut menjadi korban saat hendak menolong.

"Sekarang dalam proses penyelidikan, kita sudah periksa dari pihak perusahaan telekomunikasi BUMN kurang lebih 10 orang untuk dimintai keterangan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima kepada wartawan, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Bela Anies Baswedan, Eks Relawan Prabowo Solo Raya Mudrick : Pencitraan Itu Jika Masuk Gorong-gorong

Baca juga: Terkuak, Ini Penyebab Banjir di Kawasan Jetis Sukoharjo, Ada Pendangkalan Gorong-gorong

Deonijiu mengatakan, selain saksi dari pihak perusahaan telekomunikasi pelat merah, pihaknya juga meminta keterangan dari masyarakat serta keluarga korban.

Deonijiu memastikan kasus ini masih dalam proses penyelidikan untuk diketahui penyebab tewasnya ketiga pekerja perusahaan telekomunikasi tersebut apakah memiliki surat perjanjian kerja (SPK) dengan perusahaan.

"Kita masih telusuri pekerjaan yang diberikan oleh pihak perusahaan pihak ketiga ini apakah ada SPK, surat perjanjian kerja, sehingga siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pekerjaan ini," tuturnya.

Dalam penyelidikan ini, pihaknya akan mendalami teknis pengawasan dalam proses pengerjaan proyek tersebut.

Selain itu, Deonijiu memastikan polisi akan SOP dari penyedia jasa atau vendor dalam proyek kabel fiber optik bawah tanah itu.

"Kita akan cek dsri vendor yang melaksanakan pekerjaan, apakah mereka melakukan pengawasan dalam proses pekerjaannya atau tidak, nah ini masih dalam proses penyelidikan," ucap Deonijiu.

Peristiwa tewasnya 5 orang di dalam gorong-gorong Jalan Taman 1 Cipondoh, Kota Tangerang terjadi pada Kamis (7/10/2021). Diduga kelimanya menghirup gas beracun yang keluar di gorong-gorong saat melakukan pengecekan instalasi kabel fiber optik.

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menyatakan bahwa gas yang ada di dalam gorong-gorong tersebut sangat berbahaya bagi manusia.

Saat ini Puslabfor masih meneliti kandungan atau zat berbahaya jenis apa yang menyebabkan tewasnya kelima orang tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved