Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Ubah Sukun Bernilai Lebih, Emak di Klaten Raup Untung Berlipat, Pasarkan Produk hingga Luar Negeri

Cemilan bernama stik yang dibuat dengan ketang, singkong hingga ubi sudah biasa ditemukan.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Pemilik stik sukun, Nur Novita Sari (40) menunjukan produk olahan makanan ringan dari buah sukun di Dukuh Kuwiran, Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Cemilan bernama stik yang dibuat dengan ketang, singkong hingga ubi sudah biasa ditemukan.

Namun di tangan Nur Novita Sari (40), stik atau makanan berbentuk balok dibuat dari sukun.

Rasanya lebih gurih dan lembut, sehingga memiliki cita rasa khas.

Dia adalaah warga di RT 01, RW 10, Dukuh Kuwiran, Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

Baca juga: Wisata Kuliner Klaten : Ini Gubuk Tiwul, Menu Tiwul Sambal Bawangnya Bikin Omzet Jadi Melejit

Baca juga: Kuliner Enak di Klaten: Ada Makanan Legendaris Tiwul, Cocok Buat yang Kangen Makanan Tempo Dulu

Awal mula membuat cemilan itu, pemilik brand Stik Sukun Azzam itu mengawali pada 2012 saat suaminya menyuplai buah sukun hingga Cilacap.

Lantas dia mengubah haluan bisnis agar ada nilai tambah.

"Kami kemudian memproduksi stik dari sukun ini," ucap Novi kepada TribunSolo.com, Jumat (15/10/2021).

Saat itu, dia berhenti mengirim suplai sukun dalam bentuk buah dengan menganti dengan makanan ringan dari buah itu.

"Resep dan cara membuat stik sukun tersebut kami peroleh dari warga di Cilacap," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved