Breaking News:

Cara Melaporkan Pinjaman Online Ilegal, Susah Diberantas karena Server Berada di Luar Negeri

Masyarakat yang terjerat utang pinjaman online ilegal tidak sedikit yang mengeluhkan mereka mendapat perlakuan kasar dari debt collector.

Editor: Hanang Yuwono
Dok Polres jakarta Pusat
Karyawan kantor pinjaman online (pinjol) di Cengkareng, Jawa barat, Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNSOLO.COM - Teror pinjaman online (pinjol) ilegal masih meresahkan masyarakat Indonesia.

Pinjaman online ilegal itu juga marak ditemui di tengah masyarakat.

Masyarakat yang terjerat utang pinjaman online ilegal tidak sedikit yang mengeluhkan mereka mendapat perlakuan kasar dari debt collector.

Baca juga: Ternyata WNA, Ini Sosok Pemilik Modal Aplikasi Pinjaman Online Ilegal yang Baru Saja Digerebek

Baca juga: Cerita Sarjana Baru Lulus Ditawari Loker Tagih Utang Rp10 Juta, Ternyata Kerja di Pinjaman Online

Menanggapi kasus ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi bersama dengan Kepolisian serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), telah menindak akses pinjaman online (pinjol) ilegal sebanyak 3.516 aplikasi atau situs sejak tahun 2018.

Sementara berdasarkan data OJK per 6 Oktober 2021, sebanyak 106 perusahaan pinjol ilegal telah mengantongi izin dari OJK alias legal.

"Kami imbau kepada masyarakat, kalau mau meminjam secara fintech pilihlah yang terdaftar (di OJK). OJK sudah menutup fintech-fintech yang tidak terdaftar melalui kerja sama Kepolisian, Kominfo, dan pemangku kepentingan lainnya," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Lebih lanjut kata dia, OJK bersama Polri, Kemenkominfo, Kemenkop UKM, dan Bank Indonesia (BI) telah menandatangani nota kesepahaman untuk berkolaborasi dalam penegakan hukum dalam memberantas pinjol ilegal.

Ciri-cici pinjol ilegal

OJK mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pinjol ilegal dengan mengetahui lebih dulu ciri-ciri pinjol ilagal. Lantas apa saja ciri-cici pinjol ilegal?

1. Pinjol ilegal kerap menetapkan suku bunga tinggi

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved