Cerita dari Solo
Sejarah Umbul Temanten Pengging Boyolali : Tempat Putri Majapahit dan Suami Menghilang Selamanya
Sejarah Umbul Temanten berawla dari kisah kehidupan keluarga raja Prabu Brawijaya di era Majapahit.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kawasan Pengging, di Kecamatan Banyudono, Boyolali, identik dengan tempat wisata pemandian alami.
Salah satunya kompleks pemandian raja, Tirtomarto.
Baca juga: Sejarah Gunung Sari Sragen: Dulu Hutan Keramat yang Dikenal Angker, Manusia Tak Berani Masuk
Salah satu kolam renang di tempat ini dinamai Umbul Temanten, yang berarti Kolam Pengantin.
Nah, bagaimana asal muasal umbul ini dinamai Temanten ?
Pengelola Umbul Tirtomarto, Wardoyo, mengisahkan, sejarah Umbul Temanten tak lepas dari kehidupan keluarga raja di era Majapahit.
Dahulu kala, Raja Majapahit, Prabu Brawijaya, mempunya putri cantik jelita.
Sayang, kecantikan itu punya cela.
Sang putri punya masalah bau badan.
Putri penguasa Kerajaan Majapahit itu punya penyakit yang membuat tubuhnya berbau amis.
Berbagai cara pun dilakukan Sang Raja supaya penyakit putrinya itu hilang.
Namun, usaha sang Prabu belum membuahkan hasil.
Hingga akhirnya, Prabu Brawijaya mengadakan sayembara untuk menyembuhkan putrinya itu.
Siapa yang bisa menyembuhkan putrinya, bila perempuan akan diangkat menjadi anak, dan bila laki-laki, maka akan dinikahkan dengan putrinya.
Sayembara itu kemudian mendatangkan sejumlah orang yang mencoba menyembuhkan bau badan sang putri Majapahit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sejarah-umbul-temanten-pengging-boyolali.jpg)