Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Meski Cuti Bersama Dihapus, Pemkab Sragen Waspadai Libur Nataru, 11 RS Diminta Siaga Tangani Corona

Pemkab Sragen mengantisipasi ledakan penularan saat arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

TribunSolo.com
RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen yang di dalamnya menyediakan kamar isolasi bagi pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pemkab Sragen mengantisipasi ledakan penularan saat arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meski pemerintah menghapus cuti bersama Natal pada 24 Desember 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen, Hargiyanto mengatakan rumah sakit rujukan covid-19 harus menyiapkan 10 persen dari jumlah tempat tidur yang ada.

"Meski landai, kita minta rumah sakit menyediakan 10 persen tempat tidur isolasi dari maksimal kapasitas tempat tidurnya," ujarnya kepada TribunSolo.com, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Update Covid-19 Sragen Jelang Akhir Tahun : Ada 12 Kasus, Penghuni Isolasi Technopark Hanya 3 Orang

Baca juga: Orang dengan Gangguan Jiwa Mengamuk di Sambungmacan Sragen, Lukai Warga Pakai Senjata Tajam

Hal tersebut, berlaku bagi rumah sakit milik Pemkab maupun rumah sakit swasta.

"Kita selalu minta untuk selalu siap-siap jika terjadi ledakan lagi, makanya kita minta 10 persen ruang isolasi," jelasnya.

Diketahui, total terdapat 11 rumah sakit di Kabupaten Sragen menjadi rujukan pasien covid-19.

Adapun hingga Rabu (27/10/2021) hanya ada 3 rumah sakit yang masih merawat pasien covid-19.

Yakni, di RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, RSUD Soeratno Gemolong, dan RS Amal Sehat Sragen.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved