Breaking News:

Virus Corona

Pengumuman! Harga Tes PCR Turun Lagi Jadi Rp 275 Ribu di Jawa-Bali, Daerah Lain Rp 300 Ribu

Pemerintah meminta kepada semua pihak yang melayani jasa tes PCR untuk dapat mematuhi tarif yang telah putuskan oleh pemerintah tersebut. 

Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI PCR - Pegawai tenant yang ada di Solo Grand Mall menjalani uji swab PCR pasca temuan kasus Covid-19, Selasa (11/5/2021). 

TRIBUNSOLO.COM -- Harga tes Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) resmi diturunkan pemerintah.

Pengumuman itu disampaikan salah satunya oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir.

Ia mengatakan tarif tertinggi tes PCR di Jawa-Bali kini menjadi Rp 275 ribu. 

Tarif PCR di Jawa dan Bali nantinya akan berbeda dengan wilayah lainnya.

Sementara untuk di wilayah luar Jawa-Bali, harga tertinggi tes PCR sebesar Rp 300 ribu. 

Baca juga: Tak Boleh Ditawar, Tes Uji Covid-19 Bagi Siswa dan Guru Imbas Klaster PTM di Solo, Wajib Pakai PCR

Baca juga: PCR Kini Jadi Syarat Wajib Naik Pesawat, Maskapai Akan Tambah Kapasitas hingga 100 Persen

"Dari hasil evaluasi kami sepakati batas tarif tertinggi real time PCR menjadi Rp 275.00 untuk daerah Jawa-Bali serta Rp 300.000 untuk luar Jawa dan Bali," kata Abdul dalam konferensi pers secara daring yang disiarkan YouTube Kemenkes, Rabu (27/10/2021). 

Tarif tersebut, lanjut dia, diputuskan setelah melakukan evaluasi terhadap komponen-kompenen tes PCR seperti layanan, harga reagen, biaya administrasi overhead dan komponen biaya lainnya yang disusaikan pada kondisi saat ini.

Kemudian, Abdul meminta kepada semua pihak yang melayani jasa tes PCR untuk dapat mematuhi tarif yang telah putuskan oleh pemerintah tersebut. 

"Kami mohon agar semua fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit, Laboratorium dan fasilitas pemeriksaan lainnya yang ditetapkan oleh menteri dapat mematuhi batasan tarif tertinggi RT-PCR tersebut," ungkap dia menegaskan. 

Abdul Kadir menambahkan hasil swab test PCR Covid-19 ini harus keluar dalam 1x24 jam.

"Hasil RT PCR dengan tarif tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1x24 jam dari pemeriksaan swab RTPCR," ujarnya.

Pada kesempatan itu, dia juga meminta kepada Dinkes provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan dan pengawasan dalam pelaksanaan tarif tertinggi untuk pemeriksaan tes PCR sesuai kewenangan masing-masing. 

Lebih lanjut, Abdul mengatakan, evaluasi tarif tertinggi tes PCR ini akan ditinjau ulang sesuai kebutuhan, demikian dikutip dari Kompas.tv dalam artikel Tok! Harga Tes PCR Turun Lagi: Rp 275 Ribu di Jawa-Bali dan Rp 300 Ribu di Daerah Lain. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved