Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Tak Boleh Ditawar, Tes Uji Covid-19 Bagi Siswa dan Guru Imbas Klaster PTM di Solo, Wajib Pakai PCR

Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo memastikan tracing untuk menghentikan klaster PTM harus dengan tes PCR.

TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Petugas menggelar swab test massal Covid-19 di Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo memastikan tracing untuk menghentikan klaster PTM harus dengan tes PCR.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, upaya pengedalian klaster PTM pigaknya wajibkan tracing dengan PCR terhadap siswa yang terpapar Covid-19.

"Artinya yang terpenting, adanya temuan (deteksi dini Covid-19) langsung kita testing, tracing, dan treatment," terang dia kepada TribunSolo.com, Jumat (22/10/2021).

"Yang penting itu, wajib PCR," ujarnya menekankan.

Baca juga: Rest Area Tol Solo-Jogja Gusur 24 Rumah di Ngawen Klaten : Seluas 8 Hektare, Seperti Apa Bentuknya?

Baca juga: Bikin Waswas, Tak Hanya SD Klaster PTM di Solo Menyebar ke SMP, Total 12 Siswa Positif Covid-19

Maksud dari teasting (pemeriksaan) yakni melakukan swab PCR dengan sampling setiap siswa atau guru di sekolah yang dituju.

Sedangkan tracing yakni melakukan swab PCR bagi kontak erat siswa atai guru yang terkonfirmasi positif pada teasting awal.

Untuk treatment (penanganan) bagi semua yang melakukan tracing dan teasting.

Selain prosedur ini, Ning juga mengawatirkan kondisi siswa dan guru yang terpapar dalam keadaan OTG.

"Semuanya kondisi OTG, seandainya ini nggak konangan (ketahuan) bagaimana coba ? Saya kira tidak harus terlalu mengkhawatirkan ini," aku dia.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved