Berita Solo Terbaru

Sekretariat Menwa UNS Solo Penuh Poster, Ada Tulisan: Kapan Keluar Goa?

Berbagai poster tertempel di Sekretariat Menwa UNS hari ini, Kamis (28/10/2021). 

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Berbagai poster tertempel di Sekretariat Menwa UNS hari ini, Kamis (28/10/2021).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berbagai poster tertempel di Sekretariat Menwa UNS hari ini, Kamis (28/10/2021). 

Tulisan dari poster tersebut mendukung keadilan untuk GE, korban meninggal saat Diklat Menwa. 

Sementara itu, Sekretariat Menwa UNS tertutup rapat hari ini, Kamis (28/10/2021). 

Markas tersebut juga dipenuhi dengan poster dukungan menuntut keadilan untuk GE, korban meninggal saat Diksar Menwa beberapa waktu lalu. 

Pantauan TribunSolo.com, kondisi Sekretariat Menwa UNS lengang.  Pintu dalam keadaan terkunci.

Baca juga: Bupati Juliyatmono Minta Kasus Mahasiswa UNS Asal Karanganyar Meninggal Ikut Diksar Menwa Dikawal

Baca juga: Kata Bupati Juliyatmono,Warganya Tewas saat Diklat Menwa UNS : Proses Penyelidikan Diikuti & Dikawal

Poster berisi tulisan 'Kapan Keluar Goa', 'Bubarkan Bubarkan Bubarkan Hancurkan', 'Menwa Calo Surga', 'Kalian Gagal untuk Gagah, Bubarkan UKM Pembunuh', 'Justice For Gilang', serta 'UKM Kita Pembunuh'. 

Kini, aktivitas anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS juga dibekukan sementara. 

Pembekuan ini dilakukan menyusul meninggalnya mahasiswa UNS, GE saat mengikuti Diklatsar.

Tak hanya itu, Menwa UNS juga terancam dibubarkan jika terbukti melanggar peraturan kampus.

Baca juga: Total Ada 21 Panitia Termasuk Senior Menwa Diperiksa, Pejabat UNS : Sepenuhnya Penyidikan di Polisi

Penyidikan sementara, Polda Jawa Tengah dan Polresta Solo mengungkapkan adanya dugaan tindak kekerasan dalam kasus meninggalnya GE saat Diklatsar.

Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Sutanto mengakui adanya tuntutan untuk membubarkan Menwa usai kejadian tersebut.

"Untuk saat ini kegiatan di Menwa sudah dibekukan sementara," kata Sutanto, Kamis (28/10/2021).

Selanjutnya pihak UNS telah membentuk tim untuk melakukan evaluasi dan investigasi atas kasus itu. 

Bupati Minta Kasus Dikawal

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved