Berita Karanganyar Terbaru
Reaksi Pemilik Kos di Papahan, Dengar Ada Pembangunan Universitas Muhammadiyah Jateng di Karanganyar
Sejumlah pemilik kos di kawasan Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar girang.
Penulis: Desty Luthfiani | Editor: Asep Abdullah Rowi
"Lalu ditindak lanjuti oleh Muhammadiyah, mengusulkan untuk berdiri Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah (UMJY) di Karanganyar, namanya akan seperti apa, namun pertama diusulkan UMJT,"ujarnya.
Menurut Juliyatmono, izin pembangunan kampus itu sudah beres.
"Izin operasionalnya sudah turun. Pak Muhadjir (datang) memenuhi janjinya untuk silaturahmim untuk menyambung komunikasi tentang persiapan UMJT,” tambah Juliyatmono.
Soal kampus baru Muhammadiyah itu, Juliyatmono pun memberikan usul soal fokus pendidikan.
“Arahannya kalau bisa, kurikulumnya bagaimana mengelola tanaman obat-obat tradisional, kalau di ilmu kesehatan mirip-mirip biofarmasi,” kata Juliyatmono.
Ingin Kampus Besar
Terpisah, Menko PMK sekaligus tokoh Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menyebut dibangunnya kampus baru ini untuk menanggapi keinginan Juliyatmono.
“Dulu pernah dibahas bahwa Pak Bupati menginginkan adanya kampus perguruan tinggi yang relatif besar representatif di Karanganyar,” ujar Menko PMK kepada TribunSolo, Rabu (27/10/2021).
“Karanganyar sebagai daerah aglomerasi se-Soloraya, pusat pendidikan terlihat sudah tidak memadai lagi jika hanya berpusat di Solo saja, sehingga wilayah aglomerasi yang paling baik untuk pembangunan ya di Karanganyar," ujarnya.
"Sudah terbukti disini banyak sekolah-sekolah unggulan. Bahkan sekarang juga sudah dirintis sekolah internasional (AL-Azhar), "
"Jadi ini tadi untuk cocok-cocokan dengan Pak Bupati, kira-kira apa saja yang masih kurang baik persyaratan administrasi dan persyaratan infrastriktur untuk membangun universitas yang representatif di Karanganyar,” kata Muhadjir. (*)