Berita Solo Terbaru

PLN Sebut Kompleks Perumahan Bisa Langganan Listrik Premium, Dijamin Anti Padam: Ini Syaratnya

PLN Premium tak hanya diperuntukkan untuk industri saja, namun bisa di kompleks perumahan. Selama ini, PLN Premium digunakan oleh Rumah Sakit (RS).

TribunSolo.com/Agil Tri
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & DIY, M. Irwansyah Putra, saat konferensi pers di Solo, Minggu (31/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PLN Premium kini tak hanya diperuntukkan untuk industri saja, namun bisa di kompleks perumahan.

Selama ini, PLN Premium digunakan oleh Rumah Sakit (RS), Industri, dan pemerintahan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & DIY, M Irwansyah Putra, mengatakan, dengan langganan PLN Premium, maka pelanggan tidak akan mengalami pemadaman listrik (mati lampu).

Baca juga: PLN Sukses Salurkan Kompensasi, Stimulus, dan Subsidi Listrik Rp 63,18 Triliun dari Pemerintah

Baca juga: Pacu Produktivitas Petani Lewat Elektrifikasi, PLN Geber Program Electrifying Agriculture di DIY

Namun, layanan ini tidak bisa dilakukan untuk satu atau dua rumah saja.

"Perumahan juga bisa. Tapi kita melayani satu kompleks kita tak melayani per rumah," katanya, Minggu (31/10/2021).

"Syarat minimalnya itu 1 gardu dengan 3 fase kapasitas 100 kVA, dengan listrik di rumah 1400 kWh, jadi ada 100 rumah. Jadi gardunya yang kita premiumkan," jelasnya.

Baca juga: Kado PLN di Hari Listrik Nasional, 17 Pelanggan Kini Tersambung Listrik Secara Serentak

PLN Premium ini dilaunching pada tahun 2018 lalu. Namun, mulai masif pada tahun 2019.

Hingga saat ini, sudah ada 28 pelanggan PLN Premium di Solo Raya.

Terbaru, PLN bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, RS dr. Moewardi, dan RS Umum Pusat Solo.

"Jika terjadi pemadaman, Kalau pakai jenset dalam kurun waktu 10 detik baru pindah, tapi kalau PLN Premium hanya 0,5 detik saja waktu deepnya," jelasnya.

"Sehingga RS banyak yang menggunakan. Sebab kalau di RS ada gangguan, ada sesuatu yang dikhawatirkan," terangnya.

Baca juga: Cara PLN Tingkatkan Produktivitas Perkebunan Melon di Blora, Pelaku Usaha Kini Makin Tenang

Dengan PLN Premium ini, jika jaringan listrik tengah dilakukan pemeliharaan, maka sumber listrik pelanggan akan disuplay dari sumber yang lain. Termasuk bisa terjadi gangguan listrik.

Hal ini memungkinkan kondisi listrik pelanggan PLN Premium tetap stabil, dan tidak mengalami pemadaman.

Ada empat paket dalam PLN Premium ini, yakni paket Platinum dengan penambahan biaya Rp 130/kWh, paket Gold dengan penambahan biaya Rp105 /kWh, paket Silver dengan penambahan biaya Rp 55 /kWh, dan Paket Bronze dengan penambahan biaya Rp 30/kWh.

Manajer PT PLN UP3 Surakarta, Jomo Hadi Hidayat menambahkan, di Solo yang menggunakan PLN Premium baru menggunakan paket silver.

Baca juga: Ada Promo Tambah Daya PLN, Tarif Cuma Rp202.100, Cukup Masukkan Kode Ini Via PLN Mobile

Sebab, para pelanggan ini tidak memiliki pembangkit listrik sendiri.

"Kalau dihitung dari rupiah, selisih pembayaran pelanggan PLN Premium dengan pelanggan reguler hanya diangka 3 persen," ujarnya.

Selain itu, dengan PLN Premium ini perusahaan tak perlu mengeluarkan ongkos tambahan untuk pengadaan atau pemeliharaan jenset. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved