La Liga
Lho, Al-Sadd 'Ngambek', Kepulangan Xavi Rawan Molor, Barcelona Bergantung Dulu ke Sergi Barjuan
Kembalinya Xavi Hernandez ke Barcelona bisa memakan waktu lebih lama. Pendekatan yang dilakukan Presiden Barcelona, Joan Laporta belum bisa menjamin.
TRIBUNSOLO.COM - Kembalinya Xavi Hernandez ke Barcelona bisa memakan waktu lebih lama.
Pendekatan yang dilakukan Presiden Barcelona, Joan Laporta belum bisa menjamin Xavi segera duduk di kursi pelatih menggantikan Ronald Koeman.
Pasalnya, Al-Sadd belum mau melepas Xavi pulang kembali Camp Nou.
Dilansir dari Marca, klub Qatar itu marah dengan apa yang dilakukan Barcelona.
Blaugrana seolah memperlakukan transfer Xavi sudah hampir deal, namun nyatanya mereka tidak ada kontak langsung dengan Al-Sadd.
Setidaknya untuk saat ini.
Baca juga: Wilfried Zaha Diserang Isu Rasial, Salah Satunya Oknum Suporter City Asal Indonesia, Dikecam MCSCI
Baca juga: Belum Move On, Lionel Messi Sebut Ingin Kembali ke Barcelona
Laporta dan jajarannya tentu paham bila ingin memulangkan Xavi mereka perlu meluluhkan Al-Sadd.
"Menanggapi apa yang beredar baru-baru ini, manajemen Al-Sadd menegaskan kembali bahwa Xavi memiliki kontrak dua tahun dengan klub dan sepenuhnya fokus pada laga tim berikutnya, untuk mempertahankan posisi teratas di Liga dan mempertahankan gelar,"
Xavi juga coba meredan spekulasi kepulangannya ke Barcelona. Ia berdalih fokus menyiapkan skuad Al-Sadd untuk laga selanjutnya.
"Saya sangat berkonsentrasi pada pekerjaan saya dengan Al-Sadd dan saya tidak ingin membicarakan hal lain," ucap Xavi.
Belum dilakukukannya pembicaraan soal Xavi dengan Al-Sadd diperkirakan karena Barcelona tidak mau terburu-buru.
Mereka masih melihat situasi. Di satu sisi Sergi Barjuan telah ditunjuk sebagai pelatih sementara Barcelona menggantikan Ronald Koeman.
Penilaian Guardiola
Sementara itu, Xavi berpeluang besar menjadi pengganti Ronald Koeman di kursi pelatih Barcelona.
Bila mengambil peluang itu, Xavi harus meninggalkan kursi pelatih Al-Sadd.
Pembicaraan antara Barcelona, Al-Sadd, dan Xavi dikabarkan tengah berlangsung dan berada di jalur yang semestinya.
Rencana hadirnya Xavi ke kursi pelatih Barcelona direspon positif Pep Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona itu menilai Xavi telah memiliki pengalaman manajerial yang lebih baik dibanding dirinya saat pertama kali melatih Blaugrana.
Baca juga: Hazard Kesakitan di Madrid, Ancelotti : Tidak Pernah Memaksa Pemain Tinggal Ketika Ia Ingin Pergi
Baca juga: Incar Pogba & Rudiger, Real Madrid Akan Tiru Cara Gaet Alaba, Jerat Waktu Sudah Gratisan
"Xavi, jika itu terjadi, saya tidak ragu bahwa dia siap untuk melakukan pekerjaan itu. Dia tahu lingkungan yang sangat penting," kata dia dilansir dari Goal.
"Dia tahu permainannya, dia memiliki gairah. Dia memiliki lebih banyak pengalaman sekarang daripada yang saya miliki ketika saya mengambil alih,".
"Jika Xavi adalah manajer berikutnya saya berharap yang terbaik untuknya dan semoga selangkah demi selangkah tim dapat kembali," tambahnya.
Guardiola tak lupa berharap pengganti sementara Ronald Koeman, Sergi Barjuan mendapat keberuntungan.
"Pertama-tama saya tidak tahu apa yanh akan terjadi. Mereka memiliki manajer sementara dan saya berharap dia beruntung," ucapnya.
Sementara untuk Koeman, Guardiola bersimpati atas kondisi yang dialaminya bersama Barcelona.
"Tidak ada yang bertahan tanpa hasil, tidak ada Koeman, tidak ada Pep. Dia adalah teman saya," ujar dia.
"Saya berharap yang terbaik untuknya dan akan segera bertemu dengannya dan saya yakin dia melakukan hal-hal baik untuk para pemain muda di akademi," imbuhnya. (*)