Breaking News

Serie A

Terungkap Alasan Erick Thohir Beli Inter Milan Kala itu: Niat Saya Membantu

Erick Tohir mengungkapkan alasan dirinya saat itu mengambil alih Inter Milan. Dia mengaku dirinya mengambil alih klub tersebut dengan niat membantu.

INTER.IT
Erick Thohir dan Massimo Moratti. 

TRIBUNSOLO.COM - Menteri BUMN, Erick Tohir memberikan alasannya dirinya saat itu mengambil alih Inter Milan.

Dalam wawancaranya bersama media Italia Corriere dello Sport, Erick Thohir mengungkapkan alasannya ia mengambil alih Inter Milan.

Baca juga: Jelang Derby dItalia Inter Milan vs Juventus, Allegri dan Simone Inzaghi Malah Saling Lempar Pujian

Ketika itu, Erick Thohir mengambil alih Inter Milan dengan niat membantu.

Erick Thohir datang saat Nerazzurri, julukan Inter Milan, sedang terpuruk.

Erick Thohir mengambil alih Inter Milan di tahun 2013, setelah dia membeli saham mantan presiden klub, Massimo Moratti.

"Inter Milan adalah klub terbaik di dunia, tetapi ketika saya membawa mereka pada 2013, kami berada dalam transisi penuh. Sejak awal sudah jelas, niat saya adalah untuk membantu," kata Erick Thohir, Senin (1/11/2021).

Setelah mengambil alih Inter Milan pada 2013, Erick Thohir menjual sebagian sahamnya ke Suning Group pada 2016.

Pemain Inter Milan, Ivan Perisic
Pemain Inter Milan, Ivan Perisic (ANDREAS SOLARO / AFP)

Baca juga: Olivier Giroud: Inter Milan dan Tottenham Hotspur Menginginkan Saya

Posisinya sebagai Presiden Inter Milan kemudian digantikan oleh Steven Zhang pada 2018.

Lalu, berselang satu tahun, Erick Thohir menjual saham minoritasnya di Inter Milan kepada LionRock.

Terkait penjualan saham pada 2016, Erick Thohir menjelaskan bahwa Suning Group berhasil meyakinkan dirinya dengan proyek ambisius dan solid untuk Nerazzurri.

Terbukti, pada musim lalu, Inter Milan behasil maraih scudetto ke-19 dan mengakhiri penantian 11 tahun sejak kali terakhir menjuarai Serie A musim 2009-2010.

"Saya sangat menghormati Suning. Mereka memilih jalur investasi yang menurut mereka terbaik. Mereka membangun platform yang berhasil meraih scudetto setelah 11 tahun," kata Erick Thohir.

Selain karena proyek ambisius yang ditawarkan Suning Group, Erick Thohir, pada saat bersamaan, juga diusulkan menjadi Presiden Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Di sela penjelasannya, Erick Thohir pun mengungkapkan kecintaannya terhadap Inter Milan.

"Pada saat yang sama, di Indonesia, saya diusulkan menjadi Presiden Komite Olimpiade. Saya tidak lagi memiliki kemungkinan untuk mengatur waktu saya dengan baik," kata Erick Thohir.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved