Viral

Viral Ambulans Tak Bisa Melintas Terhalang Aksi Demo Mahasiswa, Ternyata Videonya Dipotong

Sebuah video yang memperlihatkan ambulans yang sedang membawa pasien menuju rumah sakit, viral di media sosial.

Tayang:
(repro bidik layar Twitter @Irwan2yah)
Sebuah video ambulans yang sedang membawa pasien menuju rumah sakit tapi tidak bisa melintasi jalan viral di media sosial. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan ambulans yang sedang membawa pasien menuju rumah sakit, viral di media sosial.

Pasalnya saat di jalan ambulans ini dicegat oleh para mahasiswa yang sedang demo.

Baca juga: Luhut Pandjaitan dan Erick Thohir Dilaporkan ke KPK Terkait Bisnis PCR, Begini Kata Pelapor

Kejadian tersebut dikettahui terjadi di Pamekasan.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua PMII Cabang Sumenep, Qudsi meminta maaf atas peristiwa tersebut.

Menurutnya, tidak ada niatan mahasiswa menghadang mobil ambulans.

Bahkan, tidak ada penghadangan terhadap ambulans.

Namun, video yang dipotong yang menyebabkan masyarakat salah paham.

"Tidak ada penghadangan ambulans. Video itu disebarkan dalam keadaan tidak utuh," ungkap Qudsi melalui telepon seluler. 

Baca juga: Viral Cerita Gadis Iseng Tulis Kata Ini di Bio Medsos, Langsung Dapat Jodoh, Bermula Ada DM Masuk

Penjelasan perwakilan mahasiswa

Dilansir dari Kompas.com, ambulans tersebut terhalang oleh aksi puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, di depan kantor Bupati Pamekasan, Selasa (2/11/2021).

Dalam video yang beredar terlihat seorang perempuan berbaju hitam turun dari dalam ambulans meminta mahasiswa memberi jalan. Namun, mahasiswa tidak kunjung memberi jalan.

Kemudian, dua orang laki-laki berbaju putih ikut turun dari dalam ambulans meminta mahasiswa memberi jalan.

Namun, mahasiswa tersebut bergeming. Mahasiswa masih melanjutkan orasinya.

Video tersebut, menurut Hafid, Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab kemudian dipotong.

Sehingga, dengan video potongan itu menyebabkan masyarakat salah paham.

"Yang viral itu videonya sudah dipotong sehingga persepsi masyarakat bahwa mahasiswa tidak memberi jalan kepada ambulans. Video lengkap sampai ambulans itu melintas aman, ada pada kami," kata Hafid saat dikonfirmasi melalui telpon seluler Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Potret Mesra Sherina Munaf dan Sang Suami Baskara Mahendra, Makin Romantis Setelah Setahun Menikah

Hafid menambahkan, dalam video yang utuh, mahasiswa memberi jalan kepada ambulans tersebut.

Namun, untuk melintas di tengah-tengah aksi massa tidak langsung lancar.

Sebab, pada saat ambulans hendak melintas, mahasiswa masih sedang serius berorasi dan tidak tahu kalau ada ambulans membawa pasien menuju rumah sakit.

"Namanya demonstrasi, tidak mungkin langsung bubar karena ada ambulans. Mahasiswa harus ditertibkan terlebih dahulu. Apalagi, di tengah jalan ada pembakaran ban sehingga ambulans yang mau lewat harus hati-hati juga," ungkap dia.

Seharusnya, imbuh Hafid, Satlantas Polres Sumenep menutup sementara jalan yang sedang ditempati aksi unjuk rasa.

Sebab, pemberitahuan aksi sudah disampaikan beberapa hari sebelumnya.

Namun, dia menyebut tidak ada satupun polisi yang mengatur lalulintas sehingga semua kendaraan lalu lalang di tengah-tengah demonstran.

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved