Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Kakek Berusia 83 Tahun Dilaporkan Hilang, Diduga Hanyut di Sungai Ngasinan

Seorang kakek berusia 83 tahun dilaporkan hilang pada Kamis (18/11/2021) pagi. Kakek itu adalah Atmo Wiyono, warga Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu.

Istimewa/ Polsek Bulu
Proses pencarian kakek Atmo yang diduga hanyut di Sungai Kalibuntung pada Kamis (18/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang kakek berusia 83 tahun dilaporkan hilang pada Kamis (18/11/2021) pagi.

Dia diduga hanyut di sungai wilayah setempat. 

Kakek itu adalah Atmo Wiyono, warga Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo, ia baru diketahui hilang pada pukul 04.00 WIB pagi.

Camat Bulu, Widyanto Setyo Wibowo mengatakan kakek tersebut, sementara diduga hanyut di Sungai Kalibuntung yang berada di wilayah setempat.

Baca juga: Detik-detik Pemancing Hanyut Disapu Arus di Karanganyar : Sempat Pegangan Ranting, Tak Kuat & Lepas

Baca juga: Pilu, Istri Dikirimi Video Terakhir Sebelum Suami Hanyut Tersapu Banjir, Sempat Dengar Suara Tolong

"Sementara kita duga hanyut, karena ditemukan jejak-jejak di pinggiran sungai, seperti tongkat yang biasa digunakan dan pohon pisang ada yang patah," kata Camat, Kamis (18/11/2021).

Dia menjelaskan, sebenarnya kakek tersebut sudah dijaga oleh keluarganya. Namun saat itu kakek tersebut lepas dari pengawasan salah satu anggota keluarga yang menjaga.

Hingga akhirnya, kata dia, pihak keluarga yang mendapati kakek tersebut sudah tidak berada di rumah, kemudian melakukan pencarian dan melaporkan kejadian itu ke Polisi.

Baca juga: Sudah Hampir 24 Jam, ABG yang Hanyut di Bengawan Solo Belum Ditemukan, Kini Tim Penyelam Dikerahkan

Dihubungi terpisah, Kapolsek Bulu AKP Banuari menuturkan hingga saat ini, pihaknya mendapatkan laporan tersebut sekitar pukul 07.15 WIB.

"Jadi saat itu kakek tersebut akan dimandikan oleh anaknya, namun saat itu melihat pintu rumah korban dalam keadaan terbuka," jelasnya.

Menurut Kapolsek, si pelapor yang merupakan anak korban dibantu oleh warga melakukan pencarian. Pencarian tersebut tak kunjung membuahkan hasil.

Namun, ketika dalam proses pencarian, salah satu warga mendapati tongkat yang biasa digunakan korban berada di pinggir sungai.

"Hingga saat ini tim masih melakukan penyisiran di lapangan bersama tim SAR dan belum ditemukan," beber Kapolsek. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved