Berita Wonogiri Terbaru
Ini Candra, Si Blantik Kambing Jelita di Pasar Purwantoro Wonogiri : Tak Malu, yang Penting Halal
Masih gadis, cantik, apalagi bertatus menjomblo biasanya mudah ditemui di tempat-tempat bersih dan ber-AC dalam bekerja.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Masih gadis, cantik, apalagi bertatus menjomblo biasanya mudah ditemui di tempat-tempat bersih dan ber-AC dalam bekerja.
Namun tidak bagi Candra Dwi Febriani, gadis 21 tahun asal Desa Plosorejo, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Kenapa begitu? Ya, mahasiswi Universitas Indraprasta PGRI Jakarta itu justru mengisi kuliah online-nya dengan menjadi blantik kambing (penjual).
Meski di tempat dia bekerja menjajakan kambing tak luput dari bau menyengat hewan hingga kotoran, bahkan sering menginjaknya tetapi itu bukan halangan.
Baca juga: Viral Dokter Asal India Sebut Makan Kotoran Sapi Bisa Menyehatkan Badan, Aksinya Tuai Pro Kontra
Baca juga: Kisah Gadis Cantik Tolak Lamaran Pria yang Janjikan Mahar 200 Ekor Unta, Alasannya Sepele
Terlebih mayoritas saingannya adalah bapak-bapak dan orang dewasa berjenis kelamin pria.
Sontak aksinya pun viral di jagad maya di antaranya TikTok yakni usai dia memposting di medsos miliknya @candradff.
"Saya gak ada niatan buat video saat kerja, justru kakak saya yang mem-video dan foto diam-diam," aku dia bercerita kepada TribunSolo.com, Sabtu (20/11/2021).
Dalam video viral itu dia ternyata tengah berjualan kambing di Pasar Hewan Purwantoro.
Dia tampak tidak canggung-canggung menarik tali yang mengikat kambing dengan mahirnya dan menawarkan ke para pembeli yang datang.
"Video aksi saya berjualan diedit kakak, terus saya disuruh posting, jadinya malah ramai di mana-mana tak tahunya," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa awalnya tak menyangka video yang memperlihatkan aktivitasnya di Pasar Hewan Purwantoro itu bakal ramai diperbincangkan di media sosial.
Gadis yang biasa disapa Yaya itu mengaku berkecimpung di dunia perblantikan sudah sejak lama, bahkan sejak dirinya duduk di bangku SMP.
Selain itu, bakatnya di dunia blantik merupakan turunan dari keluarganya.
Sebelumnya ayah dan kakak kandungnya sudah terlebih dahulu menjadi blantik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/aksi-blantik-kambing-candra-dwi-febriani-gadis-21-tahun-asal-desa-plosorejo.jpg)