Pasokan Listrik Melimpah, PLN Gencarkan Program Listrik Masuk Sawah di Jawa Tengah

PLN saat ini terus menggencarkan program Electrifying Agriculture di Jawa Tengah & D.I.Yogyakarta untuk meningkatkan produktivitas usaha para petani.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
PLN via TRIBUNSOLO.COM
PLN Gencarkan Program Electrifying Agriculture. 

“Kalau 20 tahun silam programnya listrik masuk desa, sekarang listrik masuk sawah, kandang ternak, kawasan nelayan dan daerah pelosok. Kualitas penyediaan listrik Jateng cukup baik, 7.200 Mega Watt, sedangkan beban puncak 4.000 an Mega Watt,” tutur Sujarwanto.

Kelebihan suplai tenaga listrik tersebut menurut dia sangat potensial untuk dimanfaatkan masyarakat.

Berdasarkan indikator pemakaian atau tingkat konsumsi listrik per kapita di Jateng, diharapkan sektor-sektor produktif semakin bertumbuh.

“Kami ingin para petani dan UMKM pakai listrik. Mobil juga jangan lagi pakai bensin, tapi pakai listrik. Termasuk aktivitas memasak di dapur bisa pakai kompor induksi yang berbasis tenaga listrik. Jadi sebuah gerakan konsumsi listrik yang besar-besaran,” ujar dia.

Khusus di sektor pertanian, Sujarwanto menjelaskan luas lahan lestari di Jateng lebih dari satu juta hektare.

Lahan tersebut harus tercukupi airnya agar tetap produktif. Sedangkan jumlah petani pemilik lahan yang tersebar di Jateng mencapai 2,88 juta orang.

Jumlah itu belum termasuk buruh tani atau non pemilik lahan pertanian. Keberadaan lahan pertanian yang sangat luas dan banyaknya petani di dalamnya, menurut Sujarwanto potensial didorong untuk memanfaatkan tenaga listrik yang berlimpah di wilayah Jateng.

Sementara itu Bupati Karanganyar menyambut baik Program Electrifying Agriculture di wilayahnya, ia akan memberikan support penuh bagi para petani.

“Kami Pemerintah Kabupaten Karanganyar ingin mensupport betul agar petani petani kita tidak kesulitan mendapatkan air, salah satunya melalui listrik. Disamping itu (penggunaan listrik ) tidak berisik dan efisien hingga 60%, sehingga pada saat musim kemarau sawah kita akan terlihat hijau. saya kira akan banyak inovasi nanti kalo listrik sudah ada di tengah sawah, “ tutup Juliyatmono. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved