Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Intip Dapur Jagal Anjing Kartasura : Ada Kayu untuk Pukul Kepala Sebelum Dirica, Diyakini Biar Enak

Di balik penangkapan bos daging anjing GTS (40) asal Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen akhirnya terungkap sisi lain.

TribunSolo.com/Erlangga Bima-Istimewa
Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengungkap jaringan penjualan anjing, Kamis (25/11/2021). Penampakan barang bukti dan dapur di antaranya ada balok kayu untuk gebuk anjing sebelum dirica. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Di balik penangkapan bos daging anjing GTS (40) asal Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen akhirnya terungkap sisi lain.

Di mana polisi sempat menunjukkan dapur jagal anjing untuk mengolah rica-rica yang berada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kartasura.

Bahkan polisi menunjukkan sejumlah alat bukti mulai pisau jagal, penggorengan, hingga talenan untuk memotong-motong daging anjing.

Ada satu barang yang cukup menyita perhatian mata yakni balok kayu.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan bersama tersangka GTS.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan bersama tersangka GTS. (TribunSolo.com/Erlangga Bima)

Fungsinya buat apa?

Ya, balok tersebut menjadi salah satu alat utama dalam aksi jegal menjegal daging anjing sebelum masuk ke dapur untuk dimasak.

Balok digunakan untuk memukul-mukul kepala anjing sehingga darah tidak keluar.

Maka dengan itu, kelezatan rica daging anjing bisa terjaga.

"Info yang diterima begitu di lapangan," ungkap Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dalam jumpa pers, Kamis (25/11/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved