Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Gunung Merapi ikut 'Bereaksi' Saat Semeru Erupsi : Puluhan Kali Luncurkan Guguran Lava

Sejumlah aktivitas ditunjukkan Gunung Merapi di saat bersamaan erupsinya Gunung Semeru, Sabtu (5/12/2021).

Penulis: Tri Widodo | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Tri Widodo
Puncak Merapi dilihat dari Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sejumlah aktivitas ditunjukkan Gunung Merapi di saat bersamaan erupsinya Gunung Semeru, Sabtu (5/12/2021).

Gunung Merapi terus mengalami fase erupsi efusif dengan aktivitas berupa pertumbuhan kubah lava, guguran dan awan panas guguran.

Baca juga: Hujan Abu Tipis Turun di Musuk Boyolali, Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran

Sedangkan hasil pengamatan pada tanggal 4 Desember 2021 mulai pukul 00.00-24.00 WIB, BPPTKG mencatat ada guguran lava sebanyak 26 kali.

Guguran tersebut masih mengarah ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1,8 kilometer.

Sedangkan untuk,  deformasi Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM Babadan tidak bisa terukur lantaran selama pengamatan cuaca berkabut.

Kepala BPPTKG Jogjakarta, Hanik Humaida menyebut,  aktivitas vulkanik berupa aktivitas erupsi efusif gunung Merapi masih cukup tinggi.

Saat ini  status aktivitas ditetapkan dalam tingkat SIAGA.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas masih mengarah ke sektor Tenggara–Barat Daya atau ke arah sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer  dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

" Potensi lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak," imbuh Hanik. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved